PBB Siapkan Resolusi Mengecam Swiss Soal Menara Masjid

Kamis, 11/03/2010 10:02 WIB | Arsip | Cetak

Dewan Hak Asasi Manusia PBB akan mengeluarkan resolusi mengecam negara Swiss yang melarang pembangunan menara-manara masjid. Dewan HAM PBB menilai larangan itu sebagai sikap "Islamofobia" negara yang berada di kawasan pegunungan Alpen itu.

Draft resolusi yang diusulkan oleh negara-negara Muslim agar dipertimbangkan oleh 47 negara anggota Dewan HAM PBB, menyatakan mengecam keras larangan membangun menara masjid dan tindakan-tindakan diskriminatif lainnya terhadap komunitas Muslim.

Disebutkan pula dalam draft tersebut bahwa tindakan-tindakan semacam itu merupakan manifestasi dari sikap Islamofobia yang sama sekali bertentangan dengan kewajiban dunia internasional untuk menegakan hak asasi manusia terkait kebebasan beragama, kebebasan memeluk sebuah keyakinan dan kebebasan berekpresi.

"Mereka mendorong munculnya diskriminasi, ekstremisme, dan persepsi yang salah mengarah pada polarisasi dan fragmentasi yang memicu konsekuensi berbahaya yang tidak diinginkan dan tak terduga," demikian bagian isi draft resolusi mengecam Swiss yang telah memberlakukan larangan membangun menara masjid.

Draft tersebut akan diserahkan ke Dewan akhir bulan ini, untuk diadopsi sebagai resolusi. Ketua Dewan HAM PBB, Navi Pillay menilai larangan membangun menara masjid di Swiss "sangat diskriminatif, sangat memecah belah dan sama sekali bukan kebijakan yang menguntungkan bagi negara Swiss."

Selain Dewan HAM PBB yang mengecam larangan itu, Organisasi Konferensi Islam juga mendesak pejabat pemerintah Swiss untuk mencabut larangan tersebut.

Swiss memberlakukan larangan membangun menara masjid setelah melakukan referendum yang digagas partai kiri di negeri itu, dan menuai kecaman dari seluruh dunia. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang