Pejabat Israel Tak Berani Lagi ke Eropa

Kamis, 15/10/2009 16:18 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah Israel akan membatasi perjalanan pejabatnya ke wilayah Eropa karena khawatir mereka akan ditangkap atas tuduhan kejahatan perang. Israel mempertimbangkan kebijakan itu menyusul makin menguatnya dukungan dunia internasional terhadap hasil laporan tim pencari fakta PBB yang menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan kejahatan perang dalam agresi brutalnya ke Jalur Gaza selama 22 hari pada bulan Januari 2008.

Juru bicara militer Israel Avital Leibovitz pada harian Washington Times menyatakan, saat ini tidak ada penasehat khusus maupun para perwira yang melakukan perjalanan ke Eropa, meski perjalanan itu sudah mereka rencanakan sebelumnya. Menurutnya, militer Israel, kementerian luar negeri dan otoritas berwenang lainnya masih membahas kemungkinan diberlakukannya pembatasan rencana perjalanan bagi para pejabat senior Israel ke Eropa.

Laporan tim pencari fakta PBB yang dipimpin Richard Goldstone membuat Israel tak berkutik dan panik. Israel diberi waktu enam bulan untuk melakukan penyelidikan independen terkait kejahatan perang itu. Jika Israel gagal melakukan penyelidikan, PBB akan meneruskan laporan tersebut ke Pengadilan Kriminal Internasional. Kalau itu terjadi, para pejabat pemerintah dan militer Israel harus siap menghadapi kemungkinan ditangkap saat melakukan perjalanan ke luar negeri. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang