Pejabat Tinggi Militer Pakistan Tewas
Dua orang yang menggunakan sepeda motor melepaskan tembakan ke arah sebuah jip militer di sebuah jalan yang sibuk, yang menewaskan seorang brigadir jendral, dan sopirnya, ungkap seorang pejabat keamanan di Islamabad. Brigadir Mu'in Haider, diyakini sebagai korban serangan yang direncanakan, dan ini merupakan korban pertama seorang pejabat senior militer Pakistan.
Serangan terhadap seorang pejabat militer ini, dinilai sebagai takttik baru yang dilancarkan fihak militan Islam. Serangan yang dilakukan dua orang militan menggunakan senjata otomatis terhadap penumpang yang ada di dalam jip, dan peristiwa itu berlangsung di pagi hari.
Menurut pejabat militer Pakistan, serangan yang dilancarkan para kelompok militan itu, dianggap sebagai balasan terhadap offensive militer yang sekarang di wilayah selatan Waziristan. Brigadir Muin Haider, Deputi Direktur Operasi Militer Pakistan, yang sangat terlibat dalam perencanaan operasi militer di selatan Waziristan dan di utara Lembah Swatt. Selain, Brigadir Muin yang tewas, serangan itu juga melukai seorang perwira lainnya, yang ada dalam jip, ujar juru bicara militer Paksitan.
Operasi besar-besaran yang dilancarkan militer Pakistan ke selatan Waziristan, berlansung sangat lambat, dan bahkan pasukan militer Pakistan terpukul mundur. Wilayah selatan Waziristan yang dikuasai kelompok Taliban dan Al-Qaidah, yang dipimpin Mehsud itu, pemerintah mengakui sangat sulit, karena mereka tergonisir dan memiliki taktik perang yang baik.
Sekarang seluruh Pakistan menghadapi ancaman perang, akibat offensive militer yang dilakukan pemerintah terhadap posisi Taliban di selatan Waziristan. Sampai sekarang offensive itu, belum menunjukkan tanda-tanda akan kemenangan fihak militer Paksitan. (m/ft)
Lainnya (Arsip)
- Mahasiswa Aceh di Timur Tengah Tuntut Gubernur Aceh
Kamis, 22/10/2009 12:45 WIB - Pasukan Pakistan Kewalahan Di Medan Tempur
Kamis, 22/10/2009 12:33 WIB - Sebuah Kemenangan Untuk Muslim Amerika
Kamis, 22/10/2009 10:44 WIB - Liciknya Israel, Serukan Amandemen Hukum Perang Internasional
Kamis, 22/10/2009 10:00 WIB - Pria Sudan Mencoba Bajak Pesawat Mesir
Kamis, 22/10/2009 08:54 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




