Pelapor HAM PBB: Israel Harus Dikenakan Sanksi Ekonomi dan Militer
.jpg)
Pelapor Khusus PBB bidang hak asasi manusia, Richard Falk mendesak PBB agar mengenakan sanksi militer dan ekonomi terhadap Israel. Menurutnya, PBB selama ini belum melakukan tindakan apapun untuk menekan Israel agar segera mencabut blokadenya di Jalur Gaza.
Falk mengatakan, sanksi militer dan ekonomi pada Israel merupakan tekanan yang cukup signifikan agar rejim Zionis itu tidak terus menerus melakukan pelanggaran hukum internasional dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Palestina.
"Satu-satunya tindakan yang efektif untuk menekan Israel adalah menjatuhkan sanksi ekonomi termasuk sanksi berupa penghentian bantuan bagi militer Israel," kata Falk.
"Jelas, Israel tidak merespon bahasa diplomasi yang meminta agar rejim itu mencabut blokadenya. Jadi, saya menyarankan agar dilakukan tindakan paksa terhadap Israel dengan sebuah ancaman yang bisa menimbulkan konsekuensi ekonomi bagi Israel," tegas Falk.
Falk juga mengkritik komunitas internasional yang dinilainya gagal untuk mengakhiri blokade yang diberlakukan Israel terhadap warga Gaza. Ia menyesalkan komunitas internasional yang tidak mampu bersikap tegas pada Israel dan tidak mampu memberikan perlindungan pada rakyat Palestina yang berada dibawah penindasan dan blokade rejim Zionis Israel, yang sudah berlangsung selama dua tahun lebih.
Tembok Mesir
Selain mendesak PBB untuk menjatuhkan sanksi berat pada Israel, Falk juga mengecam pembangunan pagar tembok yang dilakukan Mesir. Menurutnya, pembangunan tembok itu merupakan hasil konspirasi antara Mesir dan AS.
"Saya sangat prihatin melihat pembangunan tembok itu, yang menunjukkan adanya keterlibatan pemerintah AS dan Mesir, dimana AS jelas-jelas membantu pembangunan tembok tersebut dengan mengirimkan tim teknisinya ke Mesir," kata Falk, seperti dikutip kantor berita China, Xinhua.
"Tembok yang dibangun di bawah tanah itu juga menunjukkan sebuah keputusasaan yang diciptakan di Gaza, sebagai dampak dari blokade yang sudah berlangsung selama dua setengah tahun. Sejak berakhirnya Perang Dunia II, tak seorang pun yang mengalami mengalami penderitaan dan blokade seperti yang terjadi di Gaza," kritik Falk. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Muslim Uighur Hanya Boleh Akses 2 Website
Kamis, 31/12/2009 12:19 WIB - FBI dan CIA Interogasi Ayah Umar Farouk
Kamis, 31/12/2009 11:22 WIB - Agen-Agen CIA di Afghanistan Tewas Oleh Serangan Bunuh Diri
Kamis, 31/12/2009 09:46 WIB - Inilah Alasan Kenapa Mesir Selalu "Membela" Israel
Kamis, 31/12/2009 08:57 WIB - Hasil Investigasi: Pasukan NATO Bantai 8 Anak Afghan
Kamis, 31/12/2009 08:31 WIB
Dunia
Terkait
- Ketegangan Meningkat Suriah Tutup Gerbang Perbatasan Lain dengan Turki
- Pengadilan Israel Adalah Sebuah Rezim Apartheid
- Capres AS Rick Perry Kami Akan Dukung Israel Dengan Cara Apapun
- Assad Intervensi Militer Asing di Suriah Akan Guncang Seluruh Timur Tengah
- Meski Krisis Ekonomi AS Berikan Tambahan Dana 235 Juta Dolar ke Israel
- Liga Arab Berikan Suriah Waktu 24 Jam untuk Terima Pemantau Internasional
- Liga Arab Resmi Sepakat Beri Sanksi Terhadap Suriah
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




