Tiga pemimpin agama paling terkemuka Mesir telah menjadi beking pemerintah dalam persoalan pelarangan niqab (cadar) di asrama dan sewaktu mengikuti ujian - mereka mengatakan bahwa cadar tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.
Pada bulan Oktober yang lalu, Syeikh Muhamed Sayed Tantawi, pimpinan Al-Azhar, mengeluarkan fatwa untuk melarang penggunaan niqab di semua sekolah-sekolah yang berafiliasi ke Al-Azhar termasuk di asrama.
Tidak beberapa lama setelah itu, Menteri pendidikan tinggi Mesir ikut melarang mengenakan niqab sewajtu mengikuti ujian ujian universitas.
"Al Azhar tidak menentang penggunaan niqab, namun menentang penyalahgunaannya," kutip koran pro-pemerintah Al-Akhbar mengutip pernyataan Tantawi pada hari Selasa kemarin (22/12). Syaikh Tantawi mengatakan bahwa niqab hanyalah kebiasaan sosial yang tidak memiliki akar dalam syariah (hukum Islam).
Awal pekan ini, Syaikh Tantawi bergabung dengan Mufti Mesir Ali Jumaah dan Hamdy Zakzouk, menteri wakaf keagamaan Mesir berkumpul dalam sebuah forum membahas persoalan niqab. Pemimpin agama lain juga turut menghadiri forum tersebut.
Forum yang mengumpulkan tiga ulama besar Mesir tersebut diselenggarakan setelah pengadilan kairo memutuskan pada bulan ini bahwa tidak ada badan administratif atau badan lain yang dapat melarang niqab, kata laporan media.
Menteri Pendidikan Tinggi Hani Hilal mengatakan awal pekan ini bahwa dirinya khawatir beberapa orang yang menggunakan niqab untuk melindungi tindak asusila dan kejahatan yang mereka lakukan, termasuk pelajar perempuan yang bisa menggantikan temannya mengikuti ujian sekolah dengan mengenakan niqab.
Al-Said Abdel Maksoud Askar, seorang anggota parlemen dari Ikhwan, menggambarkan keprihatinan Hilal tersebut sebagai alasan tidak jelas dan tidak sah. "Memeriksa identitasnya adalah tugas yang sangat mudah," katanya kepada Reuters.
Pemerintah Mesir telah lama mewaspadai terhadap pemikiran Islam dan pada era 1990-an, pemerintah Mesir "perang" terhadap kelompok-kelompok Islamis yang ingin mendirikan negara agama.
"Perempuan mana pun bebas untuk memakai niqab selama dia memahami bahwa ketika diminta untuk memperlihatkan wajahnya ... ketika dia diminta untuk melakukannya (memperlihatkan wajahnya)," kata Syeikh Mahmoud Ashour seorang anggota ulama Al Azhar pada Pusat Riset Islam.
Jumlah perempuan yang mengenakan niqab, meskipun masih bukan norma umum, telah meningkat. Banyak yang memprotes terhadap apa yang mereka klaim sebagi tindakan diskriminasi di kampus-kampus dan mereka telah meluncurkan petisi untuk menolak pelarangan cadar atau niqab.
Lebih dari 13 ulama Mesir telah menemukan bahwa niqab tidak memiliki akar substansial dalam Islam, namun orang yang mengenakannya tidak dapat dianggap sebagai "bentuk ekstremisme", kata seorang pejabat yang dikutip kantor berita MENA dari pernyataan Syaikh Tantawi.(fq/aby)
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.
Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.