Pelatih Mesir: Standar Pemain Kami Harus Taat Kepada Allah

Jumat, 15/01/2010 09:58 WIB | Arsip | Cetak

Pelatih tim nasional Mesir Hassan Syihata mengkonfirmasikan bahwa mereka akan memilih pemain berdasarkan etika perilaku dan ketaatannya kepada Allah, dan tanpa perilaku yang baik meskipun berpotensi maka tidak akan diikut sertakan sebagai pemain pada tim nasional.

Syihata mengatakan: "Saya selalu mencoba mencari orang yang akan diberi kaos pemain tim Mesir berdasarkan perilaku dan ketaatannya terhadap Tuhan mereka."

Dia mengomentari keberhasilan tim sepak bola Mesir yang dapat mengkombinasikan pemain baru dalam satu tim sehingga bisa mengalahkan Nigeria dengan tiga gol pada Piala Afrika, dan berkata: "Hari ini membuktikan kebenaran kata saya, ketika saya memilih pemain yang berakhlak baik."

Sebagai contoh, Muhammad Zidan, striker Mesir yang juga bermain untuk Borussia Dortmund Jerman, Syihata berkata: "Muhammad Zidan sebelumnya tidak sholat, saya kurang suka dengan akhlaknya dan ia menjauh dari kami, namun ketika saya bertemu dia sebelum melawan Brazil di Piala Konfederasi, saya kemudian membujuk dia untuk sholat dan saya jelaskan tentang sholat kepadanya - karena hal tersebut sesuatu yang penting bagi umat Islam, dan sejak hari ini ia melaksanakan sholat secara teratur.

Sedangkan anggota tim sepak bola Mesir yang lain selalu melaksanakan sholat pada waktunya, bahkan jika mereka sedang dalam latihan, mereka berkumpul di lapangan atau diruang ganti untuk melaksanakan sholat berjamaah dan setelah itu kembali berlatih lagi.

Nuansa relijius dalam diri para pemain bola Mesir tidak terlepas dari banyaknya pengaruh pemain bintang Tim Mesir - Muhammad Abu Trika dalam hal tata krama kesopanan sewaktu berinteraksi dengan seluruh pemain, Trika selalu menjaga sholat subuhnya dan memberikan kesadaran kepada para pemain dalam tim di kamp pelatihan untuk selalu melaksanakan perintah agama yang wajib seperti sholat dan tidak lupa membaca Al-Quran.

Salah satu trade mark dari permainanan bola Abu Trika adalah apabila ia dapat mencetak gol maka ia akan segera bersujud syukur.

Hal ini juga yang dilakukan oleh Abu Trika sewaktu bertanding melawan tim nasional Kongo pada bulan September 2008 yang lalu di stadion nasional di ibukota Kongo, Kinshasa.

Aksi diluar kebiasaan para pemain bola tersebut, telah menyebabkan Mufti Kongo Syaikh Abdullah Mangala Luaba memberikan komentar positif, ia sangat bahagia dan senang melihat aksi sujud syukur Trika setelah mencetak gol.

Mufti Kongo tersebut menyatakan bahwa sujud syukur yang dilakukan oleh Abu Trika lah salah satu penyebab banyaknya warga Kongo yang masuk Islam. Subhanallah..

Mufti Kongo mengatakan: "Dampak sujud Abu Trika dan rekan-rekan tim nya sebagai wujud syukur kepada Allah setiap kali mencetak gol selama pertandingan grup dengan tim-tim Afrika vs Mesir telah menyebabkan keingintahuan banyak penggemar sepak bola di negara kami, apa maksud dari sujud tersebut."

Dia menambahkan: "Didorong rasa ingin tahu, mereka datang kepada kami dan meminta kami menjelaskan mengapa hal ini dilakukan oleh tim Mesir dengan bersujud sewaktu selesai mencetak gol, kami jelaskan kepada mereka bahwa itulah sujud syukur kepada Allah Yang Maha Esa agar para pemain selalu mendapat berkat dan rahmat, dan Islam mengajurkan hal itu, mereka akhirnya banyak bertanya tentang Islam dan Syariah, dan kami jelaskan hal itu semua kepada mereka sehingga banyak dari mereka akhirnya menerima Islam dan masuk Islam."(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang