Pemain Bola Muslim Jerman Boleh Tidak Berpuasa di Bulan Ramadhan

Kamis, 29/07/2010 10:10 WIB | Arsip | Cetak

FSV Frankfurt

Sebuah organisasi Muslim dan otoritas sepak bola Jerman Rabu kemarin (28/7) mengatakan bahwa mereka telah menetapkan bahwa pemainsepak bola profesional yang muslim boleh tidak berpuasa selama bulan suci Ramadhan.

Pengumuman itu menyusul sengketa yang melibatkan klub divisi kedua FSV Frankfurt, yang tahun lalu memberikan peringatan resmi untuk tiga pemain yang berpuasa.

Klub itu memiliki klausul dalam kontrak yang menyatakan bahwa para pemain tidak diizinkan berpuasa tanpa mendapatkan persetujuan.

Dewan Pusat Muslim Jerman mengatakan bahwa mereka telah meminta nasihat dari Al-Azhar di Mesir, institut teologis unggulan Islam Sunni, dan di tempat lain.

Al-Azhar memutuskan bahwa jika seorang pemain bola harus bertanding di bawah kontrak yang merupakan satu-satunya sumber penghasilannya, dan jika dia harus memainkan pertandingan tersebut selama bulan Ramadan, serta jika berpuasa akan mempengaruhi kinerjanya dalam bermain bola, maka pemain bola muslim tersebutdapat membatalkan puasanya atau tidak berpuasa, kata dewan muslim Jerman, mengutip fatwa dari Al-Azhar.

Dewan Eropa untuk Fatwa dan Penelitian mendukung fatwa tersebut, tambahnya.

"Para pemain bola profesional Muslim wajib berpuasa di saat-saat ketika mereka tidak ada pertandingan, dan begitu seterusnya untuk menaati perintah Allah dan menghormati kehormatan bulan suci Ramadhan," Aiman Mazyek, sekretaris umum Dewan Pusat Muslim, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Dia mencatat bahwa menjaga tubuh tetap sehat memainkan peran penting dalam Islam.

"Kami sangat menyambut kesepakatan itu yang sekarang telah menemukan cara yang memungkinkan para pemain untuk melaksanakan tugas mereka secara profesional dalam kinerja tinggi di bidang olahraga dan tanpa harus mengabaikan iman mereka sepenuhnya," kata manajer FSV Frankfurt Bernd Riesig. (fq/abc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang