Pemberontak Syiah Yaman Dikecam Karena Rekrut Anak-Anak

Lembaga kemanusiaan yang bekerja di Yaman, mengutuk perbuatan kelompok pemberontak Houthi Syiah yang menggunakan anak-anak dalam konflik bersenjata di provinsi Sa'ada sewaktu angkatan udara Arab Saudi terus menerus melakukan pemboman beberapa tempat persembunyian pemberontak di perbatasan dengan Yaman, laporan pers menyatakan pada Senin kemarin.
Wakil dari UNICEF dan Islamic Relief Worldwide sewaktu mengadakan konferensi pers menyatakan bahwa anak-anak dari wilayah Sa'ada telah memberikan kesaksian bahwa mereka setiap hari menghadapi kengerian termasuk dipaksa harus ambil bagian dalam konflik pembrontakan tersebut.
Nassim al-Rahman, perwakilan UNICEF di Yaman, mengekspresikan kemarahannya pada pelanggaran hak-hak anak di Saada sementara itu Shawthab sebuah Yayasan Anak-anak dan Pembangunan - sebuah LSM yang berbasis di Sana'a, menyatakan penolakan mutlak terhadap perekrutan anak-anak di bawah 18 dalam setiap konflik bersenjata, apakah berjuang untuk para pemberontak atau tentara Yaman.
Shawthab menyerukan kepada semua lembaga-lembaga terkait dan organisasi bantuan anak tidak menunjukkan kelonggaran sejauh menggunakan anak-anak dalam perang. Pernyataan menyerukan langkah-langkah yang akan dilaksanakan terhadap semua pihak yang terlibat dalam perekrutan anak dalam militer serta menawarkan jaminan untuk memastikan bahwa kehidupan normal bagi anak-anak.
Sementara itu, pasukan Saudi membom beberapa tempat persembunyian pemberontak, memaksa kelompok pembrontak Houthi Syiah untuk kembali ke wilayah Yaman.
Pasukan Saudi telah menggagalkan serangan yang dilakukan pembrontak Syiah Houthi di daerah perbatasan Jabal Rumaih dan mengebom persembunyian mereka di Jabal Dukhan al-Wadi dan Mouk, menewaskan beberapa gerilyawan, seperti dilaporkan Al Arabiya News Channel.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Setelah 17 Tahun, Dalang Penghancuran Masjid Babri Terkuak
Selasa, 24/11/2009 10:48 WIB - Calon Dubes Israel Untuk Mesir Ternyata Anak Seorang Mata-Mata
Selasa, 24/11/2009 09:01 WIB - Tak Ada Negara Arab di Piala Dunia 2010
Selasa, 24/11/2009 08:43 WIB - Berapa Bantuan Yang Diberikan AS Untuk Israel Setiap Tahunnya?
Selasa, 24/11/2009 08:43 WIB - Sebuah Tragedi Di Konser Yusuf Islam
Selasa, 24/11/2009 05:14 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




