Pemerintah Tak Becus Tangani Banjir, Warga Saudi Tempuh Jalur Hukum

Senin, 30/11/2009 09:07 WIB | Arsip | Cetak

Banjir yang melanda kota Jeddah dan kota-kota disekitarnya membuat warga Arab Saudi marah dan berencana mengajukan gugatan hukum terhadap pemerintah kerajaan Arab Saudi.

Kemarahan warga Saudi ditumpahkan dalam situs jejaring sosial Facebook. Lebih dari 11.000 orang bergabung dalam group "Kampanye Menyelamatkan Kota Jeddah" di situs pertemanan itu dan mereka menyerukan agar warga Saudi menempuh jalur hukum untuk menggugat para pejabat pemerintah yang bertanggungjawab atas terjadinya banjir. Mereka juga menuntut kerajaan Saudi memecat para pejabat yang terkait dengan bencana banjir bandang yang melanda kota Jeddah hari Kamis-Jumat kemarin yang menelan korban jiwa.

Laporan stasiun televisi Al-Arabiya menyebutkan, korban tewas akibat banjir di kota pelabuhan Jeddah mencapai 103 orang. Banjir menyebabkan sebagian warga mengungsi dan mengacaukan jadwal pelaksanaan haji para jamaah haji yang terjebak di kota itu.

Walid Abu Al-Khair, seorang pengacara di Saudi menyatakan akan mengajukan gugatan huku terhadap otoritas pemerintah Jeddah karena gagal untuk memberikan peringatan dini pada warga atas ancaman banjir. Ia mengatakan, keluarga yang menjadi korban banjir, juga memberikan dukungan atas rencananya itu.

"Pihak yang berwenang gagal untuk memfungsikan sistem drainase. Padahal tiga tahun belakangan ini mereka bilang bahwa sistem drainase sudah selesai dibangun. Tapi para pejabat dari pemerintahan kota beralasan bahwa telah terjadi kesalahan sehingga menimbulkan banjir," kata Al-Khair.

Ia menyatakan akan mengajukan gugatan hukum hari Sabtu mendatang, karena saat ini kantor-kantor pemerintah dan pengadilan masih tutup karena liburan Idul Adha. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang