Pemimpin al-Ikhwan al-Muslimun Berencana Mundur

Minggu, 29/03/2009 15:53 WIB | Arsip | Cetak

Kairo, Pempimpin kekuatan oposisi terbesar pemerintahan Mesir al-Ikhwan al-Muslimun (IM), Mahdi Akif, dikabaran berencana mengundurkan diri tahun depan.

"Saya tidak berniat lagi untuk menjadi pimpinan IM setelah masa kepemimpinan saya berakhir pada Januari mendatang," demikian ungkap Akif sebagaimana dilansir situs berita keislaman IslamOnline (28/3).

"Ini bukan hal baru. Saya sudah mengutarakan hal ini sebelumnya," tambah Akif.

Akif mengatakan bahwa ia memilih untuk mundur dari posisi pemimpin IM di usianya yang ke-81.

"Saya rasa inilah saat yang tepat untuk menyerahkan kewenangan kepemimpinan karena saya sudah berusia lanjut dan sudah sepatutnya saya hanya menjadi anggota biasa di IM."

"Pemilihan yang baru akan dilaksanakan untuk memilih pemimpin yang baru," ujar Akif.

Peraturan (AD/ART) IM mengizinkan pemilihan pemimpin baru untuk masa kepemimpinan selama 6 tahun dalam dua kali pemilihan.

Akif terpilih sebagai pemimpin umum IM pada 2004 lalu untuk satu periode selama 6 tahun menggantikan pendahulunya Ma'mun Hudaybi setelah kematiannya.

Ia mengawasi kampanye IM untuk memenangkan kursi parlemen pada pemilihan tahun 2005, yang pada saat itu IM memenangkan 88 kursi dari 454 kursi yang tersedia.

IM merupakan pendukung demokrasi dan terus berusaha melakukan perbaikan-perbaikan secara menyeluruh di Mesir. Namun, keamanan Mesir berulang kali mengambil tindakan keras kepada anggota-anggota IM dan para pendukung pro-reformasi.

Belum pernah terjadi sebelumnya

Muhammad Habib, wakil ketua IM, mengatakan bahwa keputusan untuk memilih pemimpin sudah diajukan ke majelis syura.

"IM merupakan sebuah organisasi," ujar Habib. "Jika seorang pemimpin ingin mengundurkan diri, ia harus mengajukan permintaannya dan Majelis syura yang akan memutuskannya."

Pemimpin umum IM dipilih oleh Majelis Syura yang beranggotakan 100 orang.

Habib menyangkal bahwa keputusan Akif untuk mundur sudah dimusyarahkan sebelumnya oleh para anggota IM.

Dalam peraturan IM, anggota Majelis Syura berkumpul untuk memilih pemimpin IM yang baru apabila pemimpin sebelumnya meninggal, menyerah, ataupun gagal dalam menyelesaikan tugasnya.

Pemilihan harus dilakukan oleh minimal 2/3 anggota majelis.

"Mengundurkan diri merupakan hal baru dalam hal kekuatan politik di Mesir," demikian ujar Amr el-Shobky, seorang pengamat politik.

"Jika Akef mengundurkan diri, tentu akan menjadi sebuah catatan bersejarah bagi organisasi IM." (iol/L2 Cairo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang