Pemimpin Libya: Arab, Bahkan Palestina Boleh Punya Senjata Nuklir

Pemimpin Libya yang "nyentrik" ini lagi-lagi melontarkan pernyataan yang membuat panas kuping Israel dan Barat. Dalam wawancara dengan dengan stasiun televisi Inggris, Sky News, Muamar Gadafi menyatakan bahwa negara-negara Arab bahkan Palestina boleh memiliki senjata nuklir.
Gadafi menegaskan hal itu karena dunia internasional cenderung diam melihat Israel yang memanfaatkan program nuklirnya untuk membuat persenjataan. "Jika orang-orang Israel boleh punya senjata nuklir dan boleh membangun proyek nuklirnya, maka negara-negara seperti Mesir, Suriah, Arab Saudi bahkan Palestina seharusnya memiliki hak yang sama," tukas Gadafi.
"Dan kalau komunitas dunia tidak menginginkan negara-negara Arab atau Palestina memiliki senjata nuklir maka kita juga harus melucuti senjata dan kemampuan nuklir Israel," tandasnya.
Terkiat nuklir Iran, pemimpin Libya itu mengatakan akan menentang nuklir Iran jika Teheran terbukti membuat persenjataan nuklir. "Iran, sampai hari ini cuma menyatakan bahwa mereka hanya melakukan pengayaan uranium bukan membuat senjata nuklir," ujarnya.
Ia menambahkan, "Posisi kami tegas dan jelas bahwa kami menentang siapa pun yang membuat dan memiliki senjata nuklir, apakah itu Iran, AS, Libya atau Israel." (ln/mol)
Lainnya (Arsip)
- Muslim Siprus Protes Pembangunan Bar di Taman Masjid
Selasa, 27/10/2009 11:23 WIB - Sidang Pertama Martir Jilbab Dijaga Ketat
Selasa, 27/10/2009 10:46 WIB - Rakyat Turki: Satu Milyar Muslim Akan Membela Al-Aqsa!
Selasa, 27/10/2009 07:14 WIB - Dalam Satu Hari, Tiga Helikopter AS Rontok di Afghanistan
Senin, 26/10/2009 17:46 WIB - Ben Ali Kembali Terpilih Sebagai Presiden Tunisia
Senin, 26/10/2009 17:16 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




