Pemimpin Oposisi Thailand Akhirnya Tewas

Pemimpin oposisi Thailand, Seh Daeng tewas. Tewasnya pemimpin oposisi Thailand telah dikonfirmasi pihak rumah di negeri gajah itu. Kematian pemimpin oposisi ini, menunjukkan semakin kerasnya tingkat perebutan kekuasaan, di mana sampai hari ini kelompok 'merah' masih belum menyerah terhadap repressi militer, termasuk pembunuhan tokoh mereka.
Mayor Jendral Khattiya Sawasdipol, yang dikenal dengan Seh Daeng, tewas oleh tembakan orang yang tak dikenal. Pemimpin oposisi itu, tak dapat diselamatkan menyusul adanya tembakan terhadap dirinya. Selain itu, tindak kekerasan oleh kalangan oposisi 'merah' dengan pemerintah yang menggunakan militer, ikut menewaskan setidaknya 35 orang tewas, dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
'Perang' yang berlangsung selama lebih empat hari itu, antara kalangan oposisi 'merah' dengan pemerintah yang menggunakan pasukan cadangan militer, sebagai klimaksnya tewasnya pemimpin oposisi Thailand, Mayor Jendral Khattiya, yang dikenal dengan nama Seh Daeng, di mana pihak dokter rumah sakit Vachira telah mengumumkan pada pukul 10.20 pm, tentang kematiannya.
Sementara itu, Phil Robertson, wakil ketua organisasi Hak Asasi Manusia wilayah Asia, menyerukan kepada kaum militan menghentikan kekerasan. Robertson juga menyerukan kepada militer untuk menghentikan kekerasan, karena ini hanya akan menghancurkan Thailand, ujar Robertson. "Kami sangat prihatin dengan kondisi di Thailand", tambahnya.
Para pengamat politik mengkawatirkan dengan berlanjutnya aksi kekerasan yang sekarang melanda Thailand, yang semakin luas, akan mengakibatkan terjadi perang saudara di Bangkok. (m/cnn)
Lainnya (Arsip)
- Rezim Zionis Akan Pulangkan 15.000 Yahudi Israel di Luar Negeri
Senin, 17/05/2010 13:48 WIB - Dr. Hasan Turabi Ditahan
Senin, 17/05/2010 12:18 WIB - 50 Yahudi Paling Berpengaruh Di Dunia. Siapa Saja?
Senin, 17/05/2010 12:03 WIB - Toko Pakaian Muslim Pertama di Kota Yekaterinburg Rusia Dibuka
Senin, 17/05/2010 11:36 WIB - Dan Terlalu Banyak Yahudi Di Mahkamah Agung Amerika
Senin, 17/05/2010 11:15 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




