Pemimpin Sunni Iraq Dihukum Mati

Jumat, 20/11/2009 14:10 WIB Cetak |  Kirim

Adil al-Mashhadani, seorang pemimpin gerakan Sunni, yang dituduh menculik dan membunuh, ketika saat berlangsung perang di Iraq. Al-Mashhadani adalah pemimpin Gerakan Kebangkitan Sunni, dan juga memimpin kelompok perlawanan (milisi), ditahan bulan Maret 2009 lalu, dan dengan tuduhan sebagai teroris. Tokoh ini ditahan sesudah berlangsung pertempuran selama 24 jam antara milisi yang dia pimpin dengan pasukan AS dan tentara Iraq.

Juru bicara Departemen Kehakiman Iraq, Abdul Sattar Bayrkdar, tidak menjelaskan secara detil kasus al-Mashhadani.  Kelompok yang dipimpin al-Mashhadani ini, juga diketahui sebagai kelompok gerakan lokal, yang menurut  sejumlah keterangan terdapat tokoh-tokoh Baath, yang tidak suka dengan pemerintahan Nur Ali Maliki, sehingga melancarkan perlawanan bersenjata.

Sebenarnya, tujuan dari Dewan Sunni yang didirikan oleh al-Mashhadani ini, tak lain ingin menjaga dan melindungi kelompok Sunni, yang belakangan ini, mengalami banyak serangan dari kelompok Syiah, yang sedang berkuasa. Konflik sektarian yang terus berkembang di Iraq, tak lain dipicu persaingan politik, dan memang diciptakan oleh AS, yang tujuan untuk melemahkan kelompok-kelompok perlawanan yang ada di Iraq.

Situasi yang buruk, ketika tokoh Sunni ini ditahan, dan sekarang semakin memburuk,saat al-Mashhadani dihukum mati. "Kami sekarang sangat takut dibunuh oleh orang-orang Iran dan al-Sahwa", ucap Ahmed Saad. Dan, sekarang kelompok-kelompok Sunni menjadi target pemerintah Iran, yang menggunakan kekuasaan Nur Maliki. 

Beberapa penduduk lainnya, menceritakan bahwa al-Mashhadani, sebagai tokoh gerilya, dan baru kembali ke wilayah itu, dan lama berlangsung pertempuran yang dahsyat dengan pasukan Iraq. Mereka mengatakan termasuk dengan Al-Qaidah dari Mesopotamia, yang sebagian besar mereka adalah orang-orang Sunni, yang mendukung para pejuang dari Sunni yang ada di Iraq. (m/tnt)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG