Austria: Gambar Menara Masjid Digunakan di Kartu Natal

Sebagai bagian dari tindakan protes terhadap larangan menara masjid yang baru-baru ini di Swiss, sekelompok anak muda Australia meluncurkan kampanye dengan menempatkan gambar menara masjid pada dekorasi pohon natal termasuk kartu natal, seperti dilaporkan pers pada hari Rabu kemarin (16/12).
Sekelompok anak muda ini juga berhasil menjadikan pernak pernik hiasan berupa menara masjid menjadi hiasan pohon Natal dan bahkan melukiskan gambar menara masjid pada kartu ucapan selamat natal, lapor surat kabar yang berbasis di London Asharq al-Awsat.
Hiasan-hiasan berbentuk masjid yang berwarna warni juga terlihat tergantung di langit-langit di rumah-rumah dan kafe menghiasi jendela beberapa rumah, kata surat kabar.
Penyelenggara kampanye mengatakan kepada surat kabar Asharq al-Awsat bahwa gagasan untuk melakukan aksi protes dengan bentuk seperti ini awalnya dimulai dengan sekelompok kecil orang tetapi kemudian - khususnya setelah mereka membentuk sebuah grup pada situs jejaring sosial Facebook, di mana mereka bertukar desain dan mendiskusikan cara lain untuk mempromosikan kebebasan beragama, akhirnya grup ini menjadi lebih banyak anggotanya.
"Setiap kelompok agama mempunyai hak untuk bebas menjalakan keimanannya asalkan menghormati dan berdampingan dengan kelompok lain," kata mereka.
Meskipun kelompok ini awalnya dibentuk oleh para anak muda Austria untuk memprotes apa yang mereka lihat sebagai praktek rasis terhadap "tetangga" mereka, kampanye itu juga telah menarik banyak anak muda dari Swiss yang juga ingin menolak larangan tersebut, yang mereka anggap sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia.
Anggota kelompok yang berasal dari Swiss juga telah memperkenalkan ide-ide baru yang damai dalam menanggapi poster kontroversial yang menggambarkan menara masjid sebagai rudal yang keluar dari bendera Swiss.
Tidak hanya pohon natal maupun kartu ucapan selamat natal yang dihiasi dengan ornamen bergambar menara masjid, cokelat, biskuit dan kue-kue natal pun dibuat dengan berbentuk menara.(fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Larangan Menara Masjid Dibawa ke Pengadilan HAM Eropa
Kamis, 17/12/2009 09:57 WIB - Tahanan Guantanamo Dipindahkan ke Illinois
Kamis, 17/12/2009 09:42 WIB - Surat Kabar Mesir Kampanyekan Poliandri Bagi Wanita
Kamis, 17/12/2009 09:10 WIB - Veteran Perang AS: Jangan Kirim Kami Ke Afghanistan Untuk Peti Mati
Kamis, 17/12/2009 06:30 WIB - Bagaimana Jika George Bush
Rabu, 16/12/2009 20:38 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




