Penasehat Obama, Ingin Mengirim Tentara AS Lebih Banyak

Rabu, 11/11/2009 16:05 WIB | Arsip | Cetak

Penasehat utama Presiden AS, Barack Obama, ingin merekomendasikan agar mengirim tentara lebih banyak ke Afghanistan. Menteri Pertahanan Robert Gate, Kepala Staf Gabungan Pasukan AS, Laksamana Mike Mulen, dan Menlu Hallary Clinton, membuat proposal, yang akan mengajukan usulan agar Obama mengirim pasukan tambahan sebanyak 30.000 ke Afghanistan.

Namun, Presiden Obama belum mengambil keputusan, berapa jumlah pasukan yang akan dikirim ke Afghanistan. Karena, sampai hari ini Presiden Obama masih menungguh situasi di Afghanistan dan Pakistan, apakah cukup kondisif untuk mendukung penambahan pasukan di wilayah Afghanistan.

Di tengag-tengah rencana AS mengirimkan pasukan tambahan, situasi di Afghanistan dan Pakistan, semakin tidak menentu, karena meningkatnya serangan yang dilakukana kelompok Taliban. Dalam beberapa pekan ini, sejumlah propinsi telah jatuh kembali tangan Taliban. Bahkan, para pekerja PBB, telah meninggalkan wilayah-wilayah Afghanistan, karena sudah tidak aman lagi.

Obama sendiri ragu-ragu mengambil keputusan untuk mengirimkan pasukannya ke Afghanistan. Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, berbicara kepada wartawan, di Washington, pilihan mengirim pasukan ke Afghanistan masih belum dapat diputuskan, dan beberapa pilihan masih dipertimbangkan, termasuk melakukan latihan tentara dan polisi Afghanistan.

Tapi, pilihan-pilihan yang paling mungkin sesuai permintaan dari Jendral Mc.Chrystal, yang mengharapkan pasukan tambahan sebanyak 40.000 orang personil. Tapi, sebagian pejabat militer menginginkan hanya tambahan personil militer, sekitar 20.000 sampai 30.000 pasukan. Ro0bert Gate, yang pernah menjadi Menhan di zaman pemerintahan Presiden George Bush, tetap akan menghormati pilihan yang akan diambil Presiden Obama. Penasehat utama lainnya, seperti Wapres Joe Biden, dan Kepala Staf Gedung Putih, Ramh Emanuel ske;ptis atas langkah penambahan pasukan militer ke Afghanistan.

Presiden Obama, juga meragukan terhadap Karzai yang menjadi partner strategisnya dalam memerangi Taliban, karena lemahnya dukungan. Demikian juga, situasi di Pakistan, yang akan menjadi jembatan AS ke Afghanistan menghadapi situasi tidak stabil dan menghadapi ancaman yang serius. Pengiriman pasukan tambahan, sebuah perjudian yang dilakukan AS, dan mempunyai implikasi yang serius bagi masa depan negeri Paman Sam itu. (m/tnt)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang