• Kamis, 29 Ramadhaan 1431/ 9 September 2010
 
 

Penasehat Obama, Ingin Mengirim Tentara AS Lebih Banyak

Penasehat utama Presiden AS, Barack Obama, ingin merekomendasikan agar mengirim tentara lebih banyak ke Afghanistan. Menteri Pertahanan Robert Gate, Kepala Staf Gabungan Pasukan AS, Laksamana Mike Mulen, dan Menlu Hallary Clinton, membuat proposal, yang akan mengajukan usulan agar Obama mengirim pasukan tambahan sebanyak 30.000 ke Afghanistan.

Namun, Presiden Obama belum mengambil keputusan, berapa jumlah pasukan yang akan dikirim ke Afghanistan. Karena, sampai hari ini Presiden Obama masih menungguh situasi di Afghanistan dan Pakistan, apakah cukup kondisif untuk mendukung penambahan pasukan di wilayah Afghanistan.

Di tengag-tengah rencana AS mengirimkan pasukan tambahan, situasi di Afghanistan dan Pakistan, semakin tidak menentu, karena meningkatnya serangan yang dilakukana kelompok Taliban. Dalam beberapa pekan ini, sejumlah propinsi telah jatuh kembali tangan Taliban. Bahkan, para pekerja PBB, telah meninggalkan wilayah-wilayah Afghanistan, karena sudah tidak aman lagi.

Obama sendiri ragu-ragu mengambil keputusan untuk mengirimkan pasukannya ke Afghanistan. Juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, berbicara kepada wartawan, di Washington, pilihan mengirim pasukan ke Afghanistan masih belum dapat diputuskan, dan beberapa pilihan masih dipertimbangkan, termasuk melakukan latihan tentara dan polisi Afghanistan.

Tapi, pilihan-pilihan yang paling mungkin sesuai permintaan dari Jendral Mc.Chrystal, yang mengharapkan pasukan tambahan sebanyak 40.000 orang personil. Tapi, sebagian pejabat militer menginginkan hanya tambahan personil militer, sekitar 20.000 sampai 30.000 pasukan. Ro0bert Gate, yang pernah menjadi Menhan di zaman pemerintahan Presiden George Bush, tetap akan menghormati pilihan yang akan diambil Presiden Obama. Penasehat utama lainnya, seperti Wapres Joe Biden, dan Kepala Staf Gedung Putih, Ramh Emanuel ske;ptis atas langkah penambahan pasukan militer ke Afghanistan.

Presiden Obama, juga meragukan terhadap Karzai yang menjadi partner strategisnya dalam memerangi Taliban, karena lemahnya dukungan. Demikian juga, situasi di Pakistan, yang akan menjadi jembatan AS ke Afghanistan menghadapi situasi tidak stabil dan menghadapi ancaman yang serius. Pengiriman pasukan tambahan, sebuah perjudian yang dilakukan AS, dan mempunyai implikasi yang serius bagi masa depan negeri Paman Sam itu. (m/tnt)

Rabu, 11/11/2009 16:05 WIB | email | print | share
 
 
 
 

Dunia Lainnya

Dunia
membuka hati dan pikiran kita
 
   
 
 

PELUANG

 
 
 

BSM Mobile Banking
BSM Mobile Banking merupakan salah satu fitur dari BSM yang memberikan kemudahan bagi para nasabahnya, salah satu syarat untuk mendapatkan kemudahan ini adalah dengan datang k...

Tabungan iB Rencana
Tabungan iB Rencana adalah tabungan berencana dari Bank Syariah Bukopin. Tabungan iB Rencana merupakan jenis tabungan berjangka dengan potensi bagi hasil yang kompetitif guna ...

PERTANYAAN UMUM EKONOMI SYARIAH
Jual Beli Istishna? Akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan (pembeli, mustashni...

Simulasi Tabungan Rencana
Menabung adalah bagian dari perencanaan keuangan untuk masa depan. Namun, terkadang dengan segala kebutuhan dan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari terkadang menabung adalah ...

 
 
 
 
 
 
 
Education Corner

Kiat Mengajak Anak Mempertahankan Puasa

.Ini si Zaki sudah dua minggu puasa belum pernah tinggal,. demikian ayahnya membanggakan anak laki-laki kecilnya yang berusia 8 tahun.

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Dr. Indah SPKK, Rawat Pasien dengan Senyum Indah

Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Pengungsi Sinabung, Logistik Masih Minim

Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut beberapa hari ini cenderung menurun. Namun, segala kemungkinan bisa saja terjadi, seperti meletusnya gunung ini Minggu (29/8) dini hari yang di luar prediksi para ahli.