Penerbit Jerman Batalkan Penerbitan Novel Tentang Aisyah

Jumat, 08/08/2008 17:15 WIB | Arsip | Cetak

Perusahaan penerbitan Random House menarik novel berjudul "The Jewel of Madina" karena khawatir menimbulkan tindak kekerasan. Novel karya Sherry Jones itu mengisahkan kehidupan isteri Rasululllah Aisyah, saat beliau menikah dengan Rasulullah sampai wafatnya.

Penerbitan novel itu rencananya akan diluncurkan secara resmi pada 12 Agustus mendatang dan jadwal tur promosi buku itu, menurut Jones yang berprofesi sebagai wartawan, sudah disusun. Novel itu, adalah salah satu dari dua buku Jones yang disepakati akan diterbitkan oleh Random House senilai 100.000 dollar.

Jones mengungkapkan, novel yang ditulisnya tentang Aisyah adalah perpaduan dari apa yang pernah dipelajarinya. Jones pernah beberapa tahun mempelajari sejarah Arab, tapi belum pernah berkunjung ke satu pun negara di Timur Tengah. Dalam novel itu, Jones menulis bahwa Aisyah masih berusia enam tahun saat menikah dengan Rasulullah dan disebutkan bahwa Rasulullah wafat dengan kepala terkulai di atas payudaranya.

"Mereka memiliki kisah cinta yang hebat. Dia (Rasulullah) meninggal dengan kepala di atas payudaranya, " tulis Jones yang kerap menyebut bahwa Aisyah isteri yang paling disayangi Rasulullah

Jones mengaku sudah diberitahu bahwa penerbitan novelnya akan ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan, sejak bulan Mei lalu. Ia mengaku sangat syok dengan pemberitahuan itu. "Saya dengan sadar dan bebas menulis tentang Islam dan Muhammad dengan rasa hormat... Saya memimpikan buku saya itu akan menjadi pembangun jembatan, " ujar Jones.

Dalam pernyatannya, Random House-salah satu divisi bisnis media terbesar di Jerman, Bertelsmann-mengatakan bahwa perusahaannya sudah mendapat masukkan agar berhati-hati jika ingin menerbitkan novel itu. Karena isi novel tersebut bukan hanya akan menyinggung sebagian komunitas Muslim, tapi juga bisa memicu munculnya tindak kekerasan oleh sebagian kecil kelompok yang radikal.

"Melihat kemungkinan ini, setelah melakukan banyak pertimbangan, kami memutuskan untuk membatalkan penerbitan novel ini demi keamanan penulisnya, pegawai Random House, penjual buku dan siapa saja yang terlibat dalam distribusi dan penjualan novel ini, " kata deputi penerbitan Random House, Thomas Perry.

Atas pembatalan ini, sambung Perry, Jones yang sudah menyelesaikan buku kedua dari novel tentang kehidupan Aisyah, bebas menjual atau menawarkan bukunya pada penerbit lain.

Keputusan Random House menjadi perdebatan panas di blog-blog dan kalangan akademisi. Beberapa di antara mereka membanding-bandingkan kontroversi novel itu dengan kasus-kasus yang menggambarkan Islam identik dengan kekerasan, yang terjadi sebelumnya. (ln/al-arby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang