Pengadilan Belanda, Menghina Islam dan Rasulullah Tidak Melanggar Hukum

Selasa, 08/04/2008 10:12 WIB | Arsip | Cetak

Pengadilan Belanda mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan, yang justru membela tindakan-tindakan yang melecehkan Islam dan umat Islam.

Dalam putusan hakim sepanjang empat halaman disebutkan, bahwa menyebut umat Islam "fasis" dan menyebut Nabi Muhammad Saw "barbar" bukan tindakan yang melanggar hukum dan bukan bentuk kebencian terhadap suatu agama.

Lebih lanjut hakim pengadilan Belanda dalam putusannya mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh anggota parlemen Belanda Geert Wilders masih dalam batas hak-hak hukumnya. "Kebebasan berpendapat orang yang tergugat (Wilders) menjadi faktor yang sangat menentukan dalam kasus ini, " tulis sang hakim.

Ia melanjutkan, "Dilihat dari sisi ini, tergugat lewat pernyataan-pernyataannya, meski provokatif, tidak bisa dikatakan telah menghasut dan menimbulkan kebencian serta melakukan kekerasan terhadap umat Islam." Menurut pengadilan Belanda, fasisme adalah istilah kolektif untuk ideologi-ideologi yang secara fundamental menganut sistem politik totalitarian, dan tidak memberi ruang bagi masyarakat untuk mengemukakan ide-ide yang berbeda.

Putusan pengadilan Belanda menimbulkan kesan bahwa mereka meyakini Islam sebagai salah satu ideologi yang menganut sistem totalitarian dan mengklaim kelompok-kelompok Muslim gagal membuktikan bahwa Islam berisi ajaran-ajaran yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Wilders yang merasa di atas angin dengan putusan pengadilan itu mengatakan, "Saya selalu meyakini bahwa dalam perdebatan politik, sangat mungkin untuk mengemukakan bahaya dari Islamisasi yang terus berlangsung di Barat dan Belanda."

"Saya tidak pernah merasa bahwa saya sudah berlebih-lebihan, " ujar Wilders.

Federasi Islam Belanda, sebenarnya sudah mengajukan permohonan agar pengadilan melarang film "Fitna" buatan Wilders. Namun, dengan keluarnya putusan hakim pengadilan yang mengatakan bahwa menyebut Islam "fasis" dan menyebut Rasulullah "barbar" tidak melanggar hukum, sangat kecil kemungkinan pengadilan Belanda akan mengeluarkan perintah melarang publikasi film "Fitna." Meskipun film itu dikecam umat Muslim dan sebagian umat non-Muslim di seluruh dunia, antara lain dari Dewan Gereja Dunia dan warga Yahudi di Belanda sendiri. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang