Pengungkap Rahasia Nuklir Israel Ditangkap Lagi

Rabu, 30/12/2009 10:08 WIB | Arsip | Cetak

Rejim Zionis Israel menuding Mordechai Vanunu telah melanggar syarat pembebasan dirinya dari penjara Israel, sehingga Vanunu harus ditangkap dan dikenakan tahanan rumah.

Juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfield dalam keterangannya hari Selasa (29/12) mengatakan, Vanunu ditangkap dan dikenakan tahanan rumah dengan tuduhan telah bertemu dengan "sejumlah orang asing" di sebuah hotel di Yerusalem. Tindakan Vanunu merupakan pelanggaran atas syarat pembebasan Vanunu yang dibuat tahun 2004, dimana Vanunu dilarang berkomunikasi dengan orang asing karena dikhawatirkan akan membocorkan rahasia negara ilegal Israel.

Vanunu membuat tanda "V" dengan jarinya dan menyebut Israel negara "impoten" saat memasuki ruang sidang di Yerusalem, hari Selasa kemarin. Ia memang sudah beberapa kali dikenakan tuduhan semacam itu oleh rejim Zionis Israel. Menurut kuasa hukumnya, Avidgor Feldman, kliennya itu ditangkap karena menjalin hubungan dengan seorang gadis asal Norwegia dan gadis itu sudah diinterogasi polisi Israel.

Juru bicara pengadilan mengatakan, Vanunu sudah dibebaskan pada Selasa malam tapi diperintahkan untuk menjadi tahanan rumah sampai hari Kamis besok.

Vanunu adalah orang Israel yang mengungkap rahasia fasilitas nuklir Israel, Dimona pada surat kabar terbitan London, Sunday Times pada tahun 1986. Vanunu sendiri ketika itu bekerja sebagai teknisi di fasilitas nuklir Israel, Dimona. Ia memberikan detil dan foto-foto tentang kegiatan pengayaan nuklir di Dimona pada surat kabar Inggris itu yang membuat geram Israel.

Vanunu tertangkap di Roma dan diekstradisi ke Israel lewat operasi intelejen Mossad (badan intelejen luar negeri Israel). Di Israel ia menjalani proses persidangan dan divonis 18 tahun penjara. Saat dibebaskan dengan syarat tahun 2004, Israel tetap melarang Vanunu ke luar negeri dan melarang Vanunu melakukan kontak dengan orang asing. (ln/yn/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang