Peran Israel Dalam Menghancurkan Iraq dan Pakistan

Semua orang berpikir, mungkin hanya ada tiga aktor utama dalam saga Pakistan yang berdarah-darah: AS, pemerintah Pakistan, dan Taliban. Plotnya: AS bersekongkol dengan pemerintah Pakistan untuk menghabisi para pejuang Taliban.
Tapi ternyata, diyakini bahwa Israel pun punya peranan yang sangat besar dalam semua tragedi itu.
Ada dua wajah Israel selama ini, yang dimotori oleh Mossad, dinas rahasia Israel. Yang pertama adalah memainkan agenda yang seolah-olah kritis dengan cara menggusur fakta-fakta dengan cara menipu. Yang kedua adalah penunjukkan kekuatan. Kedua cara ini sering jelas sering dikombinasikan.
Contohnya ketika AS menyerang Iraq sebagai respons terhadap pembunuhan massal 9-11. Banyak orang Israel yang bermain dalam pembuatan undang-undang AS ketika itu. Mereka semua menciptakan berbagai konsesus yang kebenarannya masih tidak meyakinkan, seperti hubungan Irak dengan Al-Qaidah, adanya senjata biologi Irak, pertemuan di Praha, dan sebagainya.
Mossad seperti biasanya melakukan peran sebagai provokator untuk agenda utama yang dimaksud. Itu juga hal yang dilakukan oleh Israel di Pakistan sekarang ini. Jeff Gates, mantan penasihat Komite Senat Keuangan AS antara tahun 1980-1987, mengatakan bahwa saat ini Pakistan jelas-jelas telah diset untuk itu. (sa/islamicaweb)
Lainnya (Arsip)
- Di Balik Makan Malam di Gedung Putih: Siapa Yahudi Paling Terkemuka Saat Ini?
Rabu, 25/11/2009 17:40 WIB - Detik-Detik Puncak Ibadah Haji, Saudi Siaga
Rabu, 25/11/2009 16:20 WIB - Ribuan Warga Syi'ah Wuquf di Karbala
Rabu, 25/11/2009 13:22 WIB - Simbol Pasukan Nazi di Helm Prajurit NATO
Rabu, 25/11/2009 12:42 WIB - Warga Irak Lebih Peduli Sepakbola Daripada Pemilu
Rabu, 25/11/2009 11:11 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




