"Perang" Bola Berlanjut, Jurnalis Mesir Serukan Bantai Warga Aljazair

Minggu, 22/11/2009 09:05 WIB Cetak |  Kirim

Ketegangan antara Mesir dan Aljazair akibat pertandingan sepak bola kedua negara guna meraih tiket piala dunia Afrika Selatan 2010 terus berlanjut. Ketegangan yang semua bergejolak di antara supporter kedua tim merembet pada skala yang lebih besar, yaitu media, para tokoh, dan pejabat tinggi negara.

Ketegangan tersebut memuncak dengan pecahnya beberapa peristiwa semisal pelemparan bus tim Aljazair oleh beberapa orang supporter Mesir di Kairo (12/11), perusakan perusahaan Mesir dan kantor biro Egypt Air di Aljazair (15/11), perusakan yang dilakukan warga keturunan Aljazair di Marsilia , Prancis (14/11), hingga "bentrok" antar supporter kedua tim sesaat setelah pertandingan penentuan play-off antar kedua negara yang digelar di Sudan (18/11) dan mengakibatkan puluhan supporter Mesir mengalami luka-luka.

Beberapa hari yang lalu, Presiden Mesir Husni Mubarak menggelar rapat dengan beberapa pejabat tinggi negaranya, termasuk PM Mesir Ahmad Nazhif, Menlu Mesir Ahmad Abu al-Ghayth, dan para petinggi intelejen untuk menyikapi sikap brutal yang dilakukan warga Aljazair terhadap warga dan perusahaan milik Mesir.

Sebelumnya, pembahasan masalah "perang bola" juga sempat memanas di majlis pemerintahan Aljazair. Beberapa anggota parlemen Aljazair juga mengusulkan opsi untuk meninjau ulang kembali hubungan negaranya dengan Mesir.

Kementrian Luar Negeri kedua negara juga ikut "turun gunung" dengan sama-sama memanggil Duta Besar masing-masing negara. Kemenlu Aljazair memanggil Dubes Mesir untuk Aljazair, sementara Kemenlu Mesir memanggul Dubes Aljazair untuk Mesir.

Jum'at (20/11) kemarin, ratusan pendukung fanatik tim bola Mesir melakukan demonstrasi di depan Kedutaan Besar Aljazair di bilangan Zamalik, Kairo. Para pengunjuk rasa hampir saja menduduki dan menyerbu ke dalam komplek gedung kedutaan.

Tak hanya itu saja, dalam sebuah acara televisi bertajuk "Al-Qahirah al-Yawm (Cairo Today)" yang mengudara pada Rabu malam (18/11) lalu, seorang wakil pemimpin redaksi harian terkemuka Mesir Al-Ahram, Ahmad Musa, menyerukan warga Mesir untuk menangkap siapa saja warga Aljazair yang didapatinya di Mesir. Tak hanya itu saja, Musa juga menyerukan untuk membunuh mereka.

Tampak naif memang, kedua negara jadi terlibat perang urat syaraf hanya gara-gara pertandingan bola. Padahal, institusi keagamaan terkemuka Al-Azhar di Mesir, Abdulqadir di Aljazair, bahkan pucuk tertinggi pimpinan persatuan ulama Muslim internasional, Syaikh Dr. Yusuf al-Qardhawi, telah merilis fatwa yang menyatakan "haram hukumnya sikap fanatisme berlebihan karena bola". (W/berbagaisumber)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG