Perang Saudi Terhadap Jins

Senin, 07/09/2009 15:42 WIB | Arsip | Cetak

Arab Saudi tampaknya serius kampanye perbaikan moral. Setelah melarang segala jenis macam pertunjukan hiburan, kali ini pemerintah Saudi tidak segan-segan menangkap satu hal lagi yang dianggap mengancam penurunan moral di negara itu: pemakai blue jeans! Agak menggelikan memang, tapi memang begitulah adanya.

Dalam beberapa bulan belakangan ini, ulama dan keamanan Saudi sering sekali mengeluarkan “razia”. Mulai dari pesta, pertunjukan musik, pemutaran film, sampai anak muda yang memakai celana panjang pas waktu shalat di masjid. Sasarannya memang anak muda terus, dan sekarang anak muda yang memakai jeans.

Bulan kemarin saja, pemerintah Saudi setidaknya menangkap 807 anak muda yang memakai jins dan berdandan “tak karuan.” Mengapa pemerintah Saudi melakukan hal ini?

Menurut salah seorang professor sosiologi Saudi di situs al-Hayat, semua itu adalah fenomena sosial negatif dari Revolusi Prancis pada tahun 1789, yang terus berimbas hingga sekarang dan diperkirakan tidak sesuai dengan sosio-kultur Saudi itu sendiri.

Berbeda misalnya di Gaza, Palestina. Para pemuda Gaza kebanyakan memakai jeans, karena seperti diketahui, jeans kuat tahan dipakai berhari-hari dan kuat membungkus tubuh. Di tengah krisis dan boikot yang menghantam Gaza, tidak heran jika jeans menjadi pakaian pilihan untuk Gaza. (sa/baab)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang