Imperium AS akan Hancur oleh Perang Sipil

Selasa, 30/12/2008 14:20 WIB | Arsip | Cetak

Tak ada kekuatan yang abadi di dunia selain kekuatan Allah swt.  Amerika Serikat yang dikenal sebagai negeri adidaya kini sudah diambang kehancuran setelah diterpa krisis ekonomi terburuk. Yang mengerikan, AS diprediksikan akan mengalami perang sipil yang menjadi pendorong jatuhnya imperium AS.

Prediksi itu diungkapkan oleh Igor Panarin, akadeimisi dan mantan analis KGB,badan intelejen Rusia. Panarin yang bergelar doktor di bidang ilmu politik dan sekarang menjadi dekan di departemen hubungan luar negeri, Akademi Diplomasi Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa masa depan AS sangat suram.

Panarin mengungkapkan, ia memprediksikan suramnya masa depan AS bukan karena ia tidak senang dengan AS tapi berdasarkan data-data yang dibuat secara cermat oleh para analis di Federal Agency of Government Communications and Information (FAGCI), badan intelejen Rusia pengganti KGB dan setara dengan American National Security Agency (NSA).

Menurut Panarin, imigrasi massal, hancurnya perekonomian dan moral bangsa Amerika akan memicu perang sipil di Negeri Paman Sam itu, paling cepat pada muslim gugur tahun 2009. Panarin juga mengatakan, negara AS akan terpecah menjadi enam bagian pada akhir Juni atau awal Juli tahun 2010 antara lain terpecah menjadi Alaska, Republik California, Republik Texas, Atlantik Amerika yang terdiri dari Washington DC dan New York, Republik Amerika Tengah-Utara terdiri dari Kanada dan negara-negara bagian di utara Amerika.

Panarin mengatakan, Alaska akan berada dibawah kontrol Rusia. Sedangkan lima pecahan negara AS akan berada dibawah kekuasan asing.

Panarin sebenarnya sudah mengungkapkan prediksinya itu sejak tahun 1998. Krisis global yang menghancurkan perekonomian AS saat ini, seperti sesuai dengan prediksi Panarin. "Kemungkinan terjadi disintegrasi di AS 45-55 persen," kata Panarin.

AS menolak mentah-mentah prediksi Panarin. Juru Bicara DPR AS Dana Perino dalam kesempatan konferensi pers menganggap teori Panarin rumit dan menolak berkomentar. (ln/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang