Perjudian NATO di Afghanistan

Senin, 27/04/2009 17:25 WIB | Arsip | Cetak

Beberapa pekan lalu, presiden AS menekan NATO untuk bersikap total di Afghanistan. Obama meminta demikian karena ia menilai NATO tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya selama di Afghanistan. Sejauh ini, NATO baru mengirimkan tentaranya sebanyak 5.000 orang, kontras dengan kebijakan Obama yang telah mengepung Afghanistan dengan jumlah tentara yang mencapai 21.000 orang.

Rencananya, pasukan NATO dan AS akan mengawal Afghanistan sampai terlaksananya pemilu di bulan Agustus mendatang.

Setelah kejadian 11 September, NATO setuju membantu AS berperang di Afghanistan. Tapi sejak dari awal, kekalahan perang selalu terjadi pada AS, yang didukung Inggris, Kanada, Australia dan beberapa negara lainnya.

Beberapa negara sudah mempertimbangkan bahwa inilah saatnya mundur dari Afghanistan. Tanpa tekanan dari AS, niscaya NATO tidak akan terlibat dalam perang yang membingungkan ini. NATO merasa berhutang budi kepada AS, karena selama dekade 90an, negara-negara Eropa tidak mampu berbuat apa-apa dalam tragedi Balkan yang berkepanjangan, dan AS mengambil alih kendali.

Sikap NATO ini membuat AS sangat kecewa. AS meminta NATO untuk terus bersama membasmi Taliban. Maju terus, berarti menghadapi rakyat Afghanistan yang tak pernah mau dijajah oleh bangsa lain. Mundur, berhadapan pula dengan arogansi AS. (sa/kc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang