Kebun Kurma Berbentuk Lafaz Allah dan Muhammad di Saudi

Salah seorang petani di kawasan al-Jauf di Kerajaan Saudi Arabia mendesain ladang perkebunan kurma miliknya dengan membentuk lafaz Allah dan Muhammad.
Harian ar-Riyadh (28/5) mengabarkan, ladang kebun yang membentuk dua kalimat mulia dalam Islam itu dapat dilihat dengan sangat jelas melalui fasilitas kamera satelit Google Earth.
Pemilik dan pengelola ladang tersebut, Fahd Abdul Mushlih al-Huwaikim, sebelumnya menanami tanah ladang miliknya dengan ratusan batang pohon kurma dan ditanam dengan membentuk pola huruf Allah dan Muhammad.
Selain dua kalimah "kramat" itu, al-Hukaim juga menanam pohon dengan pola berbentuk hati tertusuk anak panah, yang memisahkan kedua kalimat tersebut.
"Sebagai bukti cinta saya kepada Allah dan Rasulullah," ungkapnya.
Al-Hukaim menjelaskan, ia telah menanam setidaknya 600 pohon kurma di atas tanah ladang seluas 100x200 meter. Ia mengaku memulai prosesi penanaman ladangnya itu sejak tahun 2002 silam. (L2/ryd)
Lainnya (Arsip)
- Indonesia, Negeri Penganut Neoliberalisme
Kamis, 28/05/2009 16:44 WIB - AS, Negara Lumpuh, Negara Pisang?
Kamis, 28/05/2009 10:04 WIB - Di AS, Membantu Hamas, Dihukum 65 Tahun Penjara
Kamis, 28/05/2009 09:06 WIB - Kamera Awasi Perilaku Anak Muda Saudi
Kamis, 28/05/2009 08:38 WIB - Gelombang Pasang, Taliban Akan Menguasai Pakistan
Kamis, 28/05/2009 08:01 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




