Persatuan Ulama: Jumat Ini Hari Solidaritas Selamatkan Al-Aqsha

Persatuan ulama muslim internasional menyatakan hari Jumat ini sebagai "hari kemenangan dan solidaritas dari dunia Islam dan Arab untuk menyelamatkan masjid Al-Aqsha." Mereka juga menyerukan pertemuan puncak umat Islam di Yerusalem dan segera meluncurkan Intifadhah ketiga untuk mendukung masjid Al-Aqsha, dan menuntut penarikan diri dari inisiatif perdamaian Arab segera berakhir serta menghentikan semua bentuk perundingan dengan Israel.
Persatuan ulama internasional menyesalkan pembukaan kembali sinagog dekat masjid Al-Aqsha dan menggambarkan hal tersebut sebagai langkah yang sangat berbahaya dan mengancam masa depan Al-Aqsha.
Mereka juga memperingatkan bahwa situasi akan semakin berbahaya jika dunia Arab dan Islam tidak bereaksi keras terhadap langkah Israel ini.
Pada bagian lain, Gerakan Islam di Pakistan menyerukan kepada semua kaum Muslimin di dunia untuk serentak melakukan aksi demonstrasi setelah shalat Jumat, memprotes rencana Israel untuk menghancurkan Masjid al-Aqsha dan membangun kuil Sulaiman.
Pemimpin Gerakan Hussein Manwar memperingatkan dalam siaran persnya bahwa Zionis mulai melaksanakan rencana jahat mereka terhadap Masjid suci Al-Aqsha melalui pembangunan sinagog dan menekankan bahwa setiap umat Islam muslim bertanggung jawab untuk membebaskan Yerusalem dan tempat-tempat suci umat Islam lainnya.
Para ulama Muslim di Yaman juga mengecam kebisuan para penguasa Arab terhadap apa yang terjadi di tempat-tempat suci umat Islam Palestina, mereka menekankan bahwa tempat suci tersebut milik seluruh umat Islam dan tak seorang pun memiliki hak untuk membuat satu konsesi mengenai tempat suci itu atau meninggalkannya menjadi sasaran empuk bagi Yahudi.
Syaikh Abdulmajid Al-Zindani, ulama Yaman terkemuka, mengatakan kepada pusat informasi Palestina bahwa umat Muslim harus responsif terhadap apa yang terjadi kepada saudara-saudara mereka di Yerusalem.
Zindani memperingatkan bahwa penghancuran Masjid al-Aqsha dan yahudisasi Yerusalem bukan tujuan akhir dari orang-orang Yahudi, tetapi mereka berusaha untuk menghancurkan semua kesucian Islam di seluruh dunia, sehingga semua umat Islam dituntut untuk menekan para pemimpin mereka untuk segera memberikan dukungan bagi rakyat Palestina.(fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Umat Islam di Balkan Peringati Enam Tahun Hancurnya Masjid AlBayrak
Jumat, 19/03/2010 13:49 WIB - Operasi Dimulai, AS Kerahkan Kekuatan Penuh ke Kandahar
Jumat, 19/03/2010 13:01 WIB - Obama Cuma Pura-Pura Kecam Israel
Jumat, 19/03/2010 11:15 WIB - Situs "IslamOnline" Bubar?
Jumat, 19/03/2010 09:57 WIB - Putus Cinta, Mahasiswa Yordan 'Cari Mati' di Perbatasan Israel
Jumat, 19/03/2010 09:03 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




