Persatuan Ulama Dunia akan Jadi Mediator Yaman dengan Kelompok Houthi

Syaikh Abdullah bin Biya yang merupakan anggota dewan pengawas pada organisasi persatuan ulama Muslim dunia telah membentuk sebuah delegasi yang dipimpin oleh Syaikh Qardhawi untuk menjadi penengah antara pemerintah Yaman dengan pemberontak Syi'ah Houthi agar segera mengakhiri perang dan mengupayakan rekonsiliasi antara pemerintah dengan kelompok di Yaman selatan.
Ia menjelaskan hal tersebut dalam sebuah pernyataan eksklusifnya kepada IOL hari Ahad yang lalu (17/1), ia mengatakan bahwa proses mediasi akan tunduk pada persetujuan dari pihak pemerintah Yaman, mengingat berkomunikasi dengan pemerintah adalah metodologi yang tepat untuk bergerak ke arah penyelesaian mediasi dan rekonsiliasi.
Ulama besar Syaikh Abdullah bin Biya dari dewan eksekutif persatuan ulama muslim dunia, selama berlangsungnya pertemuan pada hari Jumat yang lalu (15/1) di ibukota Libanon Beirut - bersama dengan Syaikh Qardhawi dan kehadiran anggota persatuan ulama - memutuskan untuk menjadi penengah antara pemerintah Yaman dengan pemberontak Houthis dan segera mengakhiri kekerasan yang terjadi disana serta mencari solusi dengan rekonsiliasi antara pemerintah yaman dengan kelompok pemberontak tersebut.
Persatuan ulama muslim dunia telah membentuk delegasi mediator yang dipimpin oleh Syaikh Qardhawi, dengan anggota Syaikh Abdullah bin Biya, Syaikh Dr.Salman bin Fahd al-Awda, Syaikh Ahmad bin Hamad Al-Khalili (mufti kesultanan Oman), Dr. Muhammad Ali Tasykiri dan Dr.Ali Qurra.
Syaikh Biya menegaskan bahwa delegasi mereka tidak akan pergi ke Yaman tanpa persetujuan dari pemerintah Yaman, dan ia menyatakan bahwa akan ada kontak terlebih dahulu ke pemerintah yaman dalam persoalan ini dalam beberapa hari ke depan. Dan melakukan kontak dan komunikasi dengan pemerintah Yaman merupakan langkah pertama dari yang akan tim delegasi lakukan.(fq/iol)
Lainnya (Arsip)
- Mana Bukti Itu, Mr. Blair?
Selasa, 19/01/2010 16:09 WIB - Pabrik Suplier Senjata Israel di Inggris Didemo Massa
Selasa, 19/01/2010 15:53 WIB - "Lumba Lumba" Jerman Perkuat Armada Nuklir Israel
Selasa, 19/01/2010 13:18 WIB - Laporan Pemerintah: 200 Wanita Denmark Mengenakan Cadar
Selasa, 19/01/2010 10:50 WIB - Hacker Muslim Turki Serang Situs Koran Yahudi
Selasa, 19/01/2010 09:44 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




