Pertama Kali Dalam Sejarah, Pangeran Saudi Berjabat Tangan Dengan Pejabat Israel

Sebuah jabat tangan yang spontan antara Saudi-Israel dan itu disaksikan seluruh dunia. Peristiwa itu terjadi pada konferensi keamanan Eropa. Pelakunya Deputi Menteri Luar Negeri Israel Danny Ayalon dengan mantan kepala intelijen Saudi, Turki al-Faisal. Dalam sejarah, belum pernah terjadi jabat tangan antara seorang pejabat Arab dan Israel seperti itu.
Peristiwa jabat tangan ini menjadi titik fokus yang sangat tumpul, mengenai realitas sesungguhnya antara Arab kepada Israel. Ini menunjukkan bahwa banyak pemimpin Arab memang benar-benar mau bekerja sama dengan Israel, dan tampaknya para pemimpin Arab sendiri tampaknya tidak terlalu peduli dengan segala omongan orang.
Kejadian ini tentu saja seharusnya menjadi sesuatu yang sangat memalukan bagi Pangeran Turki. Fotonya berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Israel pada saat kebijakan negara penjajah Palestina itu dibenci di dunia Arab dan umat Islam sedunia daripada sebelumnya, sangat melukai perasaan.
Ini tentu saja menjadi pertanyaan besar pada Raja Abdullah, yang telah berulang kali menegaskan bahwa tidak akan ada normalisasi atau perdamaian dengan Israel. Pangeran Turki mengeluarkan pernyataan bahwa jabat tangan itu tidak berarti pengakuan atas Israel. Berbeda dengan Pangeran Turki, Ayalon menyatakan bahwa jabat tangan itu adalah "sesuatu yang fantastis seperti kisah-kisah seribu satu malam di Arab."
Banyak komentator yang menyoroti kontak Saudi dengan Israel ini, dan pangeran Turki disebut-sebut sebagai seorang "spesialis" dalam pertemuan dengan Israel di konferensi internasional. Al-Akhbar mengatakan "salam hangat" itu sebagai jendela pada sejarah panjang yang terbuka dan pertemuan rahasia antara pejabat Arab dan Israel.
Nah, dimana kemudian letak umat Islam saat ini? (sa/fp)
Lainnya (Arsip)
- Pelatih Sepak Bola Mesir: Saya Lebih Baik Mati Kelaparan Daripada Melatih Israel!
Selasa, 09/02/2010 20:07 WIB - Tak Ada Penghormatan Untuk Saddam Hussein Di Negara Arab
Selasa, 09/02/2010 19:43 WIB - Organisasi Islamis, IRO Boleh Beroperasi Lagi Bangladesh
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB - Pameran Buku Internasional Kairo ke-42 Segera Berakhir
Selasa, 09/02/2010 15:51 WIB - Antara Khilafah dan Khalifah
Selasa, 09/02/2010 15:50 WIB
Dunia
Terkait
- Raja Saudi Tunjuk Pangeran Salman sebagai Menteri Pertahananan
- Pangeran Saudi Dukung Ulama yang Janjikan Hadiah Bagi yang Culik Tentara Israel
- Keluarga Kerajaan Saudi Terpecah Atas Terpilihnya Putra Mahkota yang Baru
- Assad Tidak Jalankan Resolusi Arab Saudi Tarik Anggota Tim Monitornya untuk Suriah
- Pangeran Saudi Pemerintah Arab Saudi Tidak Akan Pernah Mendukung Salafi Mesir
- Pangeran Saudi Beli 300 Juta Dolar Saham Situs Jejaring Sosial Twitter
- Ghannouchi Peringatkan Saudi Akan Revolusi Rakyat
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
5 Langkah Pengadaan Sarana Air Bersih di Gunung Kidul, Yogyakarta
Kalau kita mengenal sawah tadah hujan, yakni sawah yang sumber air utamanya dari air hujan, ternyata ada juga beberapa desa di Indonesia yang “hidup” hanya saat musim hujan. Mengapa demikian ? k…
Aksi Cepat Tanggap
ACT Bantu Korban Banjir Tangerang
Setelah menyalurkan bantuan di Perumahan Taman Cikande, Tangerang, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT), Senin sore (16/1/2012) kembali bergerak menuju lokasi banjir lainnya. Lokasi itu adalah Desa Patrasan…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




