Pertama Kalinya, Saudi Gelar Festival Film

Jumat, 18/04/2008 17:22 WIB | Arsip | Cetak

Arab Saudi, untuk pertama kalinya akan menggelar festival film. Selama ini, meski gedung bioskop tidak diperkenankan di Saudi, para sineas Saudi tetap memproduksi film. Dan untuk festival film pertama ini, kota Dammam akan menjadi tuan rumahnya.

Festival itu akan berlangsung selama lima hari mulai tanggal 20 Mei mendatang, disponsori oleh Klub Sastra Dammam dan Masyarakat Seni dan Budaya Saudi. Penilaian akan dilakukan untuk tiga katagori film; film pendek, film dokumenter dan film cerita.

Ketua panitia penyelenggara festival film pertama Saudi, Ahmed al-Mulla mengungkapkan, saat ini sudah ada 60 film dokumenter dan 10 film cerita yang masuk ke meja panitia. "Festival film ini merupakan langkah awal untuk mengenalkan karya-karya sineas Saudi dan untuk mempromosikan perfilman sebagai sebuah bentuk kebudayaan, " kata al-Mulla.

Ia juga mengatakan bahwa festival ini akan dijadikan program tahunan dan akan melibatkan para kritisi film di Saudi. Dalam festival film ini, juga akan diputar film-film dari negara-negara kawasan Teluk dan negara-negara Arab lainnya. Film-film itu akan diputar di dua gedung, untuk memisahkan antara penonton laki-laki dan penonton perempuan.

Selama ini, karena tidak ada gedung bioskop di Saudi, pemutaran film biasanya dilakukan di klub-klub atau cafe. Sebuah film dokumenter Saudi berjudul "Cinema 500 km" yang diproduksi tahun 2007, menceritakan tentang seorang anak muda Saudi yang sampai harus melintasi perbatasan agar bisa nonton film di gedung bioskop untuk pertama kalinya.

Film dan bioskop masih menjadi kontroversi di Kerajaan Saudi, dikaitkan dengan ajaran Islam. Namun menurut Mamdouh Salem, sutradara dan kritikus film Saudi, ia tidak melihat adanya kontradiksi antara budaya konservatif masyarakat Saudi dengan perfilman.

"Film adalah salah satu alat penting untuk mewakili kebudayaan kita di dunia, " kata Salem.

Ia menilai festival film merupakan langkah awal yang baik untuk memberikan dukungan pada para aktor dan pembuat film Saudi yang selama ini tidak memiliki pijakan kuat di negerinya sendiri. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang