Perusahaan Bis di Denmark Larang Penumpang Bercadar

Kamis, 14/05/2009 10:21 WIB | Arsip | Cetak

Operator angkutan bis kota terbesar di Denmark, Arriva memberlakukan aturan yang melarang penumpangnya mengenakan penutup muka saat naik ke bis. Itu artinya, para muslimah di Denmark yang mengenakan cadar, harus rela membuka cadarnya saat menggunakan bis tersebut.

"Sekarang ini, semua perusahaan bis sudah menyepakati ketentuan itu. Adalah hal yang normal jika setiap penumpang yang memegang tiket bis harus memperlihatkan wajahnya ke sopir bis atau kondektur," kata Juru Bicara Arrive, Martin Wex.

Ia menyatakan, penumpang yang menolak membuka penutup wajahnya harus membeli tiket baru agar bisa melanjutkan perjalanan. Menurutnya, Arrive akan memberlakukan peraturan yang sama di layanan kereta api.

Arriva dan perusahaan transportasi lainnya di Denmark memberlakukan larangan mengenakan penutup wajah bagi penumpangnya setelah kasus yang terjadi di Aarhus-kota terbesar kedua di Denmark-bulan Maret kemarin. Sopir bis Arriva memaksa seorang perempuan bercadar untuk membuka penutup wajahnya atau tidak akan diijinkan naik ke bis.

"Saya tidak mau berangkat jika ada perempuan yang mengenakan penutup wajah," kata sopir bis itu.

Masalah itu bisa diselesaikan setelah penumpang lain memanggil operator perusahaan bis Arriva. Pihak Arriva menegur sopirnya dan mengijinkan perempuan bercadar yang berpergian dengan keluarganya itu masuk ke dalam bis. Arriva minta maaf pada keluarga itu dan mengatakan bahwa telah terjadi kesalahpahaman.

Tapi dengan sudah ditetapkannya aturan baru, pihak Arriva menegaskan tidak akan ada lagi kasus-kasus kesalahpahaman karena aturan menetapkan para penumpang harus melepas penutup wajahnya saat pemeriksaan tiket sebelum naik ke atas bis. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang