Petenis Israel Diizinkan Pemerintah Indonesia Bertanding di Jakarta

Rabu, 04/11/2009 15:12 WIB | Arsip | Cetak

Sumber terpercaya media Israel dalam beritanya menuliskan, seorang petenis Israel untuk pertama kalinya mendapatkan izin bertanding dalam turnamen internasional yang diadakan di Indonesia. Media ini juga menjelaskan bahwa izin tersebut didapat setelah pihak Israel menyepakati syarat yang diajukan pihak penyelenggara di Jakarta.

Channel 7 Israel dalam situs resminya juga memberitakan, petenis wanita Israel yang bernama Shahar Peer telah mengantongi izin untuk berlaga dalam turnamen internasional yang akan diadakan di ibukota Indonesia, Jakarta. Dan sesuai kesepakatan, pihak Israel tidak dibolehkan untuk mengangkat benderanya selama pertandingan berlangsung.

Situs berbahasa Ibrani itu kemudian menjelaskan, penyelenggara di Indonesia mendapatkan tekanan untuk menyetujui keikutsertaan petenis Israel itu, apabila tidak, maka penanggungjawab penyelenggara turnamen di Jakarta akan membayar denda yang cukup besar kepada Asosiasi Tenis Sedunia. Seperti halnya yang terjadi di Uni Emirat Arab yang menolak permohonan visa Shahar Peer setelah keikut sertaannya diprotes oleh warga Emirat Arab dalam turnamen Dubai Tennis Championship Februari 2009 lalu.

Situs ini kemudian menuliskan, keikutsertaan Shahar Peer dalam pertandingan ini dengan berbagai persyaratannya merupakan kali pertama terjadi dan dilaksanakan di sebuah negara muslim terbesar di dunia. Lebih lanjut dijelaskan, untuk mencari pembenaran yang diambil oleh Indonesia dan menghilangkan kecurigaan dari negara-negara muslim lainnya, pemerintah Indonesia melalui Menlunya memberikan penjelasan bahwa secara politik Indonesia memang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Israel. Adapun posisi Indonesia dalam menerima kehadiran petenis Israel saat ini harus dibedakan dari politik, karena Indonesia dalam turnamen tenis kali ini bertindak sebagai tuan rumah yang ditunjuk oleh dunia internasional, tulis situs Ibrani menyetir alasan yang diberikan pemerintah Indonesia.

Sementara itu Women's Tennis Association (WTA) telah memberikan sanksi berupa denda kepada penyelenggara turnamen WTA Dubai Open pada tahun lalu sebesar USD 300.000 dollar karena UEA menolak permohonan visa petenis wanita Israel, Shahar Peer, yang saat ini menempati posisi 32 dunia. Dari pemboikotan terhadap dirinya itu, Peer kemudian mendapatkan kompensasi senilai USD 45.000 dan diberikan 130 point rangking gratis di tangga WTA. Pihak penyelenggara juga harus menjamin keikut sertaan Peer dalam turnamen berikutnya di Dubai yang menurut rencana diadakan pada tahun 2010 nanti. (sn/ism)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang