Petinju Berjilbab Akan Diperbolehkan Bertanding pada Olimpiade 2012

Senin, 05/10/2009 10:27 WIB | Arsip | Cetak

Asosiasi Tinju Internasional (IBA), mengatakan bahwa para petinju muslimah akan diizinkan untuk bertanding di Olimpiade 2012, dengan mengenakan pakaian muslimah mereka berupa jilbab.

"Saat ini tidak ada aturan yang dapat mencegah petinju wanita muslim dari mengenakan busana Muslim lengkap," kata seorang jurubicara IBA kepada Sunday Times pada 4 Oktober kemarin.

Olimpiade musim panas pada tahun 2012 di London akan menjadi tempat pertama kalinya muslimah berjilbab diizinkan bertanding di bawah bendera Olimpiade.

Komite Olimpiade Internasional mengatakan petinju wanita akan bersaing di tiga kelas; kelas terbang (48 - 51kg), ringan (56 - 60kg) dan middleweight (69 - 75kg), dengan 12 petinju akan ambil bagian dalam setiap kategori.

Banyak negara-negara Muslim mempertimbangkan untuk mengirimkan beberapa petinju wanita mereka, termasuk yang mengenakan jilbab, untuk pertandingan di Olimpiade.

Islam melihat jilbab sebagai kode wajib berpakaian, bukan sekedar simbol agama yang menampilkan afiliasi seseorang.

"Jelas, persyaratan agama harus diperhitungkan dan kami ingin menjadi inklusif seperti yang kami inginkan," kata salah seorang pejabat IBA.

Masalah jilbab dalam olah raga telah menjadi sorotan luas di Barat baru-baru ini.

Januari lalu, seorang muslimah pelajar SMA Amerika yang menjadi bintang pelari harus ditarik keluar dari kompetisi lokal karena mengenakan jilbab.

Serang anak perempuan Muslim Kananda (11 tahun) juga terlempar keluar dari turnamen Judo nasional gara-gara memakai jilbab.

Pada Maret 2007, Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), yang membuat aturan permainan, mengatakan bahwa jilbab dilarang dalam permainan sepak bola.(fq/st/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang