Pimpinan Ikhwan Peringatkan Pemerintah akan Terorisme di Mesir

Pimpinan tertinggi Ikhwanul Muslimin yang baru, Muhammad Badi pada hari Selasa kemarin (26/1) memberikan sinyal "warning" kepada pemerintah Mesir akan kembalinya aksi-aksi "terorisme" di negeri Mesir, jika pemerintah tidak segera menghentikan tindakan kerasnya terhadap kelompok-kelompok yang berpaham "Islam Moderat."
Badi mengatakan: "Orang-orang yang berpaham Islam moderat di negeri ini bukan hanya Ikhwanul Muslimin dan lembaga-lembaga yang dikelola Al-Azhar, dan Ikhwan siap untuk menjadi "prajurit" dalam mempublikasikan hal ini dengan memberikan pemahaman Islam yang benar."
Ditambahkan oleh Badi: "Ketika kita menghalangi penyebaran Islam moderat tumbuh di tanah Mesir maka aksi-aksi terorisme lah yang akan berkembang. Setiap orang membawa pemikiran di kepala mereka dan lembaga Al-Azhar harus membuat lembaga tersebut tempat yang tepat untuk menyebarkan pemahaman Islam moderat dan kami siap menjadi prajuritnya, dan kami akan mendukung kampanye tersebut."
Muhammad Badi (66 tahun) mulai terekspos namanya pada tahun 70an dan 80an ketika pada saat itu mulai marak organisasi jihad yang mendukung tindakan kekerasan dan melakukan aksi perang berdarah melawan pasukan keamanan Mesir, meninggalkan lebih dari seribu orang tewas di kedua belah pihak, masyarakat sipil dan juga wisatawan asing.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Puluhan Ulama Fatwakan Haram Tembok Baja Mesir
Rabu, 27/01/2010 13:12 WIB - Kasus Gaza: Israel Membangkang Lagi
Rabu, 27/01/2010 12:24 WIB - Penasehat Deplu: Invasi Inggris ke Irak Melanggar Hukum Internasional
Rabu, 27/01/2010 10:59 WIB - Netanyahu Akan Bawa Satu Juta Imigran Yahudi ke Israel
Rabu, 27/01/2010 10:29 WIB - UU Pemilu Mesir Untungkan Mubarak, Ikhwan Tuntut Amandemen
Rabu, 27/01/2010 10:08 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




