Pimpinan Rombongan "Lifeline 3 for Gaza" Tak Boleh Masuk Mesir Lagi

Minggu, 10/01/2010 16:02 WIB | Arsip | Cetak

Kementrian Luar Negeri Mesir mengumumkan jika pemimpin rombongan bantuan kemanusiaan untuk Gaza "Lifeline 3" (Syaryan al-Hayat), George Galloway, yang juga anggota parlemen Inggris, adalah nama yang "tak lagi disukai oleh Mesir" dan tidak akan diizinkan untuk memasuki Mesir lagi.

Sebelumnya, ketika rombongan "Lifeline 3" memasuki Gaza lewat pintu masuk Rafah beberapa hari yang lalu, Galloway mengatakan ke beberapa media jika Mesir memberikan kesan yang tidak baik terhadap rombongan bantuan kemanusiaan itu.

"Sepertinya saya tak ada keinginan untuk datang lagi ke negeri ini (Mesir)," kata Galloway kepada para wartawan.

Rombongan "Lifeline 3" dapat memasuki Gaza dan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah yang sengsara itu setelah melewati berbagai macam prosedural yang menyulitkan dari pihak Mesir. Itu pun terdapat puluhan bahkan ratusan aktivis kemanusiaan lainnya yang tak boleh ikut masuk.

Tentu saja, statemen Galloway yang dilansir oleh berbagai media internasional itu menjadikan pihak Mesir menjadi meradang. Sekeluarnya dari Jalur Gaza, Galloway mendapatkan pengawalan yang sangat ketat dari pihak keamanan Mesir hingga bandara internasional Kairo, untuk kemudian ia bertolak pulang ke London pada Jum'at (8/1).

Kepada kanal televisi Aljazeera (8/1), Galloway mengatakan jika ia mendapatkan perlakuan yang kurang nyaman dari pihak keamanan Mesir sepanjang perjalanan pulang menuju bandara.

Beberapa sumber media menerangkan jika kepulangan Galloway merupakan kebijakan pemerintahan Mesir, menimbang beberapa aktivis Lifeline 3 lainnya masih banyak yang masih berada di Mesir.

Sementara itu, sumber dari bandara internasional Kairo menerangkan jika kepulangan Galloway merupakan kehendaknya sendiri, dan bukan karena diusir oleh pemerintahan Mesir.

Pada hari yang sama, beberapa anggota parlemen Turki juga bertolak menuju negara mereka dari Kairo. Para anggota parlemen itu sebelumnya melakukan diplomasi dengan pemerintahan Mesir terkait urusan masuknya rombongan ke Jalur Gaza, sekaligus menyambut rombongan di pintu perbatasan Rafah dan menemaninya hingga masuk Gaza. (j/jzr)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang