Platform Ikhwan: Tak Ada Presiden Perempuan Atau Pemimpin Non-Muslim
Akhir pekan lalu , Ikhwan telah secara resmi mengubah platform perjuangannya. Namun, hasil finalnya kemungkinan besar akan diumumkan mulai bulan depan. Saad al-Husseini, salah seorang anggota Ikhwan yang bertugas di Biro Parlemen dan Pembinaan mengonfirmasikan hal tersebut.
Satu hal yang paling menjadi sorotan adalah Ikhwan sekali lagi tidak akan menominasikan perempuan dan non-Muslim (dalam hal ini Kristen Koptik) untuk menjadi pemimpin negara. "Ini sudah diputuskan dengan komplet, dan Ikhwan tidak akan mengubah apapun terhadap pandangan bahwa Ikhwan tidak akan memilih non-Muslim dan perempuan menjadi presiden." terang al-Husseini.
Al-Husseini menambahkan bahwa perubahan platform ini telah disosialisasikan kepada otoritas ulama senior, termasuk juga ulama di Al-Azhar, profesor di universitas dan para spesialis.
"Pemerintah akan bertanggung jawab terhadap pemilihan syeikh besar Al-azhar. Opininya akan sangat diperhatikan oleh dunia Islam." ujar al-Husseini.
Menurut al-Husseini, platform Ikhwan juga memuat tentang "Pandangan kami dalam mengubah konsititusi negara". Ikhwan berpendapat, bahwa konsititusi saat ini harus segera diganti karena banyaknya kontradiksi hingga sulit sekali menegakan keadilan atau menunjukan harga diri seorang Muslim di Mesir.
Saat ini, Ikhwan menjadi satu-satunya gerakan di Mesir yang dinilai sangat menguntungkan, karena Ikhwan bukanlah sebuah partai politik, perusahaan ataupun LSM yang bisa dikendalikan oleh hukum-hukum tertentu. (sa/ec)
Lainnya (Arsip)
- Tentara Yang Bergabung Membela Taliban
Selasa, 28/04/2009 08:03 WIB - Perjudian NATO di Afghanistan
Senin, 27/04/2009 17:25 WIB - Potret Arab Saudi di Masa Datang: Menghilangkan Jejak Rasulullah?
Senin, 27/04/2009 15:56 WIB - 100 Hari Pertama Kepemimpinan Obama: Tiada Beda Dengan Bush!
Senin, 27/04/2009 14:57 WIB - Muslim Amerika Berkabung Atas Wafatnya Dr Hassan Hathout
Senin, 27/04/2009 13:47 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




