PM Turki: Israel Biang Keladi Konflik di Gaza

Rabu, 07/01/2009 10:21 WIB | Arsip | Cetak

Perdana Menteri Recep Tayyib Erdogan menuding Israel sebagai biang keladi dari tragedi kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza. Erdogan menilai Israel-lah yang selama ini memprovokasi Hamas agar menembakkan roket-roketnya ke Jalur Gaza.

"Hamas sudah menghormati kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Mesir. Tapi pihak Israel malah terus melakukan blokade di Gaza. Sebab itu, saya menilai Israel-lah pihak yang telah melakukan provokasi, bukan Hamas," kata Erdogan dalam wawancara dengan al-Jazeera.

Pada kesempatan itu Erdogan mendesak Israel untuk mengakhiri serangan dan mencabut blokadenya di Jalur Gaza. "Upaya Israel menekan warga Gaza dengan menimbulkan kelaparan, melarang masuk bantuan kemanusiaan dan bantuan medis ke Gaza membuat situasi di Gaza tak tertahankan," kata Erdogan.

Ia juga mengatakan, dalam kunjungan kenegaraannya ke Suriah, Yordania, Mesir dan Arab Saudi, Turki mengusulkan dua tahap upaya mengakhiri konflik di Jalur Gaza. Tahap pertama, kata Erdogan, menciptakan kembali gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Tahap kedua, mengakhiri perpecahan yang terjadi di kalangan faksi politik di Palestina.

Pertemuan Liga Arab

Sementara itu, negara-negara Arab masih belum bisa mengambil keputusan tegas untuk menghentikan kebiadaban Zionis Israel di Jalur Gaza, setelah gagal menekan Dewan Keamanan agar mengeluarkan resolusi keras terhadap Israel.

Para menlu negara Arab hari ini menggelar pertemuan di markas besar PBB di New York bersama Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk membahas tekanan apa lagi yang akan dilakukan pada Dewan Keamanan PBB atas krisis di Gaza.

Sumber-sumber di PBB mengungkapkan, para menlu Arab dan sekjen PBB sedang membahas proposal resolusi baru untuk diajukan ke DK PBB. Resolusi baru itu, menurut sumber-sumber tadi, berisi tiga poin utama yaitu, desakan untuk segera menciptakan gencatan senjata, pembentukan formasi 'koridor kemanusiaan' untuk menyalurkan bantuan ke Gaza dan membentuk 'mekanisme pengawasan' atas jalannya gencatan senjata.

Meski demikian, utusan Israel di PBB Gabriela Shalev mengisyaratkan menolak usulan gencatan senjata sepanjang Hamas masih melakukan perlawanan dengan tembakan-tembakan roketnya ke Israel.

Di sisi lain, Menlu Palestina Riad Maliki menyebut pertemuan itu sebagai bentuk "keharmonisan negara-negara Arab" dan berharap DK PBB menyetujui proposal resolusi baru itu.

"Resolusi itu, yang utama sekali harus bisa menghentikan agresi Israel ke Jalur Gaza, kemudian merencanakan gencatan senjata permanen di Gaza, mencabut blokade Israel dan dibukanya semua perbatasan antara wilayah Israel-Gaza dan Gaza-Mesir," ujar Maliki berharap. (ln/aljz/Lebanon News)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang