Polisi Afghan Tewaskan Tujuh Anak-Anak

Minggu, 07/02/2010 06:20 WIB | Arsip | Cetak

Pejabat polisi Afghanistan mengakui bahwa polisi telah menembak mati tujuh anak laki-laki yang bekerja sebagai pengumpul kayu bakar. Polisi mengklaim bahwa ketujuh anak tersebut dicurigai sebagai anggota gerakan Taliban.

Kepala polisi di wilayah tempat terjadinya kejadian penembakan itu, Abdul Razak mengatakan bahwa anak-anak tersebut sedang mengumpulkan kayu bakar ketika polisi mulai menembaki mereka di perbatasan kota di provinsi selatan Kandahar, seperti di kutip Reuters.

Dia menambahkan bahwa para petugas polisi yang terlibat insiden penembakan itu telah ditahan untuk dimintai keterangan dan di interogasi.

Sementara itu, komandan polisi penjaga perbatasan yang sedang berpatroli pada waktu insiden itu menyatakan bahwa mereka melihat beberapa orang di dekat perbatasan dan mereka mencurigai sekelompok orang tersebut akan menyerang mereka, sehingga mereka menyerang terlebih dahulu.

Sudah menjadi hal yang umum di Afghanistan, aparat polisi maupun keamanan telah menjadi paranoid akan serangan pasukan Taliban sehingga mereka selalu mencurigai semua tindakan warga yang mencurigakan - terutama di wilayah perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang