Polisi Dubai: Netanyahu akan Ditangkap, Jika Mossad yang Membunuh Mabhuh

Kepala Kepolisian Dubai Dahi Khalfan menyatakan bahwa Dubai akan membuat surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, jika ternyata terbukti bahwa agen Israel Mossad berada di belakang pembunuhan salah satu pemimpin Brigade Al-Qassam sayap militer Hamas, Mahmud Mabhuh baru-baru ini di Dubai, menurut laporan dari Radio Tentara Israel.
Khalfan mengatakan bahwa Netanyahu akan menjadi yang orang pertama yang akan ditangkap, sejak dia menandatangi keputusan untuk melaksanakan pembunuhan terhadap Mabhuh, karena menurut hasil penyelidikan, terbunuhnya Mabhuh mengikuti metode yang identik dengan cara kerja agen Israel Mossad dalam melakukan pembunuhan.
Khalfan pada hari Rabu yang lalu memperingatkan intelijen internasional yang telah bekerja secara rahasia dan harus berada di belakang pihak berwenang di Dubai.
Khalfan mengatakan bahwa ancaman ini juga berlaku untuk semua badan intelijen di dunia, apakah Mossad atau Hamas atau yang lainnya.
"Tapi kami percaya bahwa kami di Dubai tidak akan mengjinkan untuk melakukan operasi apapun terkait untuk serah terima senjata, dan jika Mabhuh tertarik mengadakan pertemuan dengan para pejabat Iran di Dubai, dia sebaiknya melakukannya di Syria atau di Iran itu sendiri," kata Khalfan menambahkan.
Khalfan menolak untuk mengidentifikasi tersangka insiden pembunuhan tersebut, dan ia menyangkal tuduhan sebagain pihak bahwa pembunuh petinggi Hamas telah memasuki Dubai bersama dengan kedatangan menteri Israel Uzi Landau selama kunjungannya ke Dubai baru-baru ini. (fq/alqudsalarabi)
Lainnya (Arsip)
- Tentara AS Kembali Bikin Ulah, Ulama Afghan Ditembak Mati
Jumat, 05/02/2010 08:43 WIB - Pengadilan Eropa: Pencantuman Agama pada KTP di Turki, Pelanggaran HAM
Jumat, 05/02/2010 07:53 WIB - Pameran Iptek Dunia Islam di London Dibanjiri Pengunjung
Kamis, 04/02/2010 16:29 WIB - Sang "Alchemist" Menyebut Tony Blair Penjahat Perang
Kamis, 04/02/2010 15:18 WIB - Imam Abdullah, Terbunuh atau Sengaja Dibunuh?
Kamis, 04/02/2010 14:24 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




