Polisi Filipina Tewaskan 3 Warga Muslim yang Berdemo

Kamis, 19/11/2009 12:22 WIB | Arsip | Cetak

Seorang pemimpin komunitas Muslim Filipina menyatakan pada Rabu kemarin (18/11) bahwa polisi Filipina telah menembak mati tiga orang Muslim saat mereka melakukan protes atas pembongkaran rumah mereka.

Tiga warga di dekat masjid di sepanjang Roxas Boulevard tewas oleh tembakan dari tim pembongkaran, kata pemimpin komunitas Muslim pada hari Rabu kemarin.

Penduduk muslim menolak usaha yang dilakukan polisi dan anggota tim pembongkaran untuk mencegah mereka dari usaha menghancurkan rumah-rumah mereka.

Insiden tersebut terjadi di dekat masjid di Baclaran di Pasay City.

Abdelmanan Tanandato pemimpin Muslim di wilayah itu mengidentifikasi mereka yang tewas adalah Hakim Husman (50 tahun), yang ditembak di kepalanya; Rajid Batalo (7 tahun) yang ditembak di dada dan Macalnas Yacob (20 tahun) yang ditembak di samping.

Tanandato mengatakan kepada surat kabar Philippine Daily Inquirer bahwa Batalo dan Husman tewas di tempat ketika polisi menembakkan senapan M16 dan pistol kaliber 9-milimeter.

Sedangkan Macalnas dibawa ke Rumah Sakit San Juan de Dios namun kemudian meninggal ketika sedang dalam perawatan, kata Tanandato.

Dari pihak polisi mengakui bahwa benar mereka melakukan penembakan tapi menyangkal adanya pembunuhan.

Senior Superintendent Raul Petrasanta mengatakan bahwa polisi yang menyertai tim pembongkaran, telah melepaskan "tembakan peringatan" tetapi tidak membidikkan senjata ke arah para pengunjuk rasa.

"Ada beberapa orang yang terluka, namun tidak ada yang meninggal," katanya.

Laporan mengatakan, "Sebelas orang dilaporkan telah cedera selama protes berlangsung."

Laporan juga mengatakan tim pembongkaran didukung oleh sekitar 800 polisi dan polisi lalu lintas dan berhasil melakukan pembongkaran.(fq/agencies)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang