Polisi Inggris Bebaskan Sembilan Muslim Asal Pakistan

Rabu, 22/04/2009 17:44 WIB | Arsip | Cetak

Polisi Inggris membebaskan sembilan dari sebelas Muslim yang ditangkap dengan tuduhan merencanakan serangan ala al-Qaidah di Inggris. Dua orang lagi, kata pihak kepolisian, masih dalam penyelidikan dan masih ditahan di Lembaga Perbatasan Inggris Raya, sebuah lembaga yang mengontrol arus imigran ke Inggris.

Kedua mahasiswa yang masih ditahan itu terancam dideportasi. "Kami sedang mengupayakan kedua orang dideportasi dengan alasan keamanan nasional," kata juru bicara lembaga Perbatasan.

Juru bicara itu menambahkan, prioritas utama pemerintah adalah keselamatan publik. "Ketika seorang warga negara asing menjadi ancaman bagi negara ini, kami akan mengusir atau mendeportasinya jika dianggap layak," ujarnya.

Sementara juru bicara kepolisian Manchaster mengatakan mereka masih melakukan pencarian ke sebuah alamat di wilayah Manchester. Seperti diberitakan sebelumnya, Polisi Inggris melakukan operasi penangkapan pada tanggal 8 April kemarin dan menangkap 11 warga Muslim asal Pakistan dan seorang Muslim Inggris. Satu orang sudah dibebaskan, tiga hari setelah penangkapan. Kemudian sembilan orang lainnya dibebaskan hari Selasa kemarin.

Laporan-laporan media massa mengutip pernyataan kepolisian saat operasi penangkapan bahwa kelompok yang diduga sel al-Qaida hampir rampung merencanakan serangan di Inggris. Seorang sumber di kalangan kepolisian pada BBC bahkan mengatakan bahwa serangan yang akan dilakukan adalah serangan yang "sangat, sangat dahsyat."

Setelah operasi penangkapan, pemerintah Inggris didesak untuk memperketat pemberian visa, karena 11 warga Pakistan yang tertangkap menggunakan visa mahasiswa.

Namun keluarga 11 warga Pakistan yang ditangkap meyakini bahwa mereka tidak bersalah dan memprotes pemerintah Inggris maupun Pakistan yang tidak memberikan informasi atas tertangkapnya keluarga mereka.

Kepolisian Inggris mengklaim masih memiliki banyak informasi terkait rencanan serangan teror ke Inggris dan masih terus melakukan penyelidikan. (ln/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang