Polisi Irlandia Tangkap 7 Tersangka yang Akan Membunuh Kartunis Swedia
Polisi Irlandia menangkap tujuh orang pada hari Selasa kemarin (9/3), sehubungan dengan adanya dugaan bahwa tujuh orang tersebut berencana akan membunuh seorang kartunis Swedia atas sebuah gambar yang melecehkan Nabi Muhammad.
Polisi mengatakan mereka telah menahan empat pria dan tiga wanita di wilayah bagian selatan dari Waterford dan Cork sebagai bagian dari penyelidikan yang masuk kedalam sebuah "konspirasi pembunuhan seorang individu dalam yurisdiksi yang lain".
Polisi menolak untuk memberikan rincian para tersangka kecuali hanya mengatakan bahwa usia mereka berkisar dari pertengahan 20-an sampai akhir 40-an. Namun penyiar kantor berita nasional RTE mengatakan para tahanan itu berasal dari Maroko dan Yaman.
Sumber polisi membenarkan laporan pers bahwa mereka adalah Muslim dan ditangkap atas dugaan berencana untuk membunuh kartunis Swedia Lars Vilks, yang kepalanya dihargai senilai $ 100.000 oleh al-Qaidah dan kelompok terkait dengannya.
"Operasi ini adalah bagian dari investigasi ke dalam sebuah persekongkolan atas upaya melakukan pelanggaran serius (yaitu, konspirasi untuk membunuh seorang individu dalam yurisdiksi lain)," kata sebuah pernyataan dari kepolisian nasional Irlandia.
Ditambahkan bahwa operasi tersebut melibatkan aparat penegak hukum Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa.
Surat kabar Swedia Nerikes Allehanda sebelumnya telah menerbitkan sebuah kartun melecehkan Nabi Muhammad SAW pada 18 Agustus 2007, yang oleh editorial surat kabat tersebut dianggap sebagai kebebasan berekspresi dan agama.
Kartun itu memicu protes umat Islam di kota Oerebro, sebelah barat Stockholm, tempat surat kabar tersebut diterbitkan.
Mesir, Iran dan Pakistan telah membuat pengaduan resmi dan ancaman pembunuhan dari Al-Qaidah telah dikeluarkan terhadap Vilks.
Jaringan organisasi al-Qaidah telah menawarkan hadiah sebesar $ 150.000 bagi siapa pun yang bisa menggorok leher Vilks atau hadiah $ 100.000 untuk pembunuhan Vilk's dengan cara lain, sementara mereka juga menawarkan $ 50.000 untuk membunuh kepala editor surat kabar Ulf Johansson.
Mm..Tawaran yang cukup menarik, ada yang berminat? (fq/aby)
Lainnya (Arsip)
- Israel Akan Bangun 1.600 Pemukiman Baru Yahudi di Yerusalem
Rabu, 10/03/2010 08:26 WIB - Film Terbaru Turki Siap Bikin Gempar Israel
Selasa, 09/03/2010 16:50 WIB - Pemimpin Taliban yang Tewas dan Ditangkap
Selasa, 09/03/2010 16:50 WIB - Penulis Mesir Serukan Pendirian "Ka'bah" di Sinai
Selasa, 09/03/2010 16:36 WIB - Taliban Berhasil Rebut Markas Pemerintah Afghanistan di Khost
Selasa, 09/03/2010 16:07 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




