Polisi Irlandia Tangkap 7 Tersangka yang Akan Membunuh Kartunis Swedia

Rabu, 10/03/2010 08:41 WIB | Arsip | Cetak

Lars Vilks

Polisi Irlandia menangkap tujuh orang pada hari Selasa kemarin (9/3), sehubungan dengan adanya dugaan bahwa tujuh orang tersebut berencana akan membunuh seorang kartunis Swedia atas sebuah gambar yang melecehkan Nabi Muhammad.

Polisi mengatakan mereka telah menahan empat pria dan tiga wanita di wilayah bagian selatan dari Waterford dan Cork sebagai bagian dari penyelidikan yang masuk kedalam sebuah "konspirasi pembunuhan seorang individu dalam yurisdiksi yang lain".

Polisi menolak untuk memberikan rincian para tersangka kecuali hanya mengatakan bahwa usia mereka berkisar dari pertengahan 20-an sampai akhir 40-an. Namun penyiar kantor berita nasional RTE mengatakan para tahanan itu berasal dari Maroko dan Yaman.

Sumber polisi membenarkan laporan pers bahwa mereka adalah Muslim dan ditangkap atas dugaan berencana untuk membunuh kartunis Swedia Lars Vilks, yang kepalanya dihargai senilai $ 100.000 oleh al-Qaidah dan kelompok terkait dengannya.

"Operasi ini adalah bagian dari investigasi ke dalam sebuah persekongkolan atas upaya melakukan pelanggaran serius (yaitu, konspirasi untuk membunuh seorang individu dalam yurisdiksi lain)," kata sebuah pernyataan dari kepolisian nasional Irlandia.

Ditambahkan bahwa operasi tersebut melibatkan aparat penegak hukum Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa.

Surat kabar Swedia Nerikes Allehanda sebelumnya telah menerbitkan sebuah kartun melecehkan Nabi Muhammad SAW pada 18 Agustus 2007, yang oleh editorial surat kabat tersebut dianggap sebagai kebebasan berekspresi dan agama.

Kartun itu memicu protes umat Islam di kota Oerebro, sebelah barat Stockholm, tempat surat kabar tersebut diterbitkan.

Mesir, Iran dan Pakistan telah membuat pengaduan resmi dan ancaman pembunuhan dari Al-Qaidah telah dikeluarkan terhadap Vilks.

Jaringan organisasi al-Qaidah telah menawarkan hadiah sebesar $ 150.000 bagi siapa pun yang bisa menggorok leher Vilks atau hadiah $ 100.000 untuk pembunuhan Vilk's dengan cara lain, sementara mereka juga menawarkan $ 50.000 untuk membunuh kepala editor surat kabar Ulf Johansson.

Mm..Tawaran yang cukup menarik, ada yang berminat? (fq/aby)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang