Polisi Mesir Tangkap Kembali 5 Pimpinan Ikhwan

Senin, 11/01/2010 08:49 WIB | Arsip | Cetak

Sumber-sumber keamanan Mesir melaporkan bahwa polisi pada waktu subuh ahad kemarin telah melakukan penangkapan terhadap lima pemimpin Ikhwanul Muslimin di gubernuran wilayah Alexandria.

Menurut sumber kepolisian, penangkapan para petinggi ikhwan tersebut berdasarkan adanya tuntutan dari dari pihak keamanan negara yang menuduh mereka telah memiliki dan menyebarkan buku-buku serta selebaran yang berisi ide-ide Ikhwan dan menyerukan untuk menggulingkan rezim berkuasa - sebuah tuduhan yang biasa dilakukan oleh aparat keamanan Mesir sewaktu menangkap para anggota Ikhwan maupun kelompok-kelompok Islam lainnya.

Namun Ikhwan sendiri mengatakan, mereka ditangkap salah satu alasannya karena ikut takziah dalam acara pemakaman tokoh terkemuka Ikhwan - Syaikh Mahmud Syukri.

Pengacara para pemimpin Ikhwan wilayah Alexandria - yang bernama Khalaf Bayumi menyatakan bahwa, klien mereka terkejut sewaktu subuh pasukan keamanan Mesir merazia rumah-rumah mereka dan membongkar serta menyita buku-buku dan komputer milik mereka sebelum akhirnya membawa mereka ke tempat yang tidak diketahui.

Bayumi mengatakan kepada Al-Jazeera Net: "Daftar petinggi ikhwan yang ditangkap termasuk Ismail Muasiri, Muhammad Ahmad Al-Masri, Hamamah Ramadhan, Mujad Mujahid, Labib Faruq dan ada satu orang lain yang tidak diketahui namanya."

Pengacara Ikhwan tersebut meramalkan akan adanya eskalasi kampanye penangkapan di masa mendatang, khususnya di wilayah akar rumput, dimana masyarakat di bawah menentang adanya pembangunan tembok pemisah yang dibuat oleh pemerintah Mesir.

Khalaf al-Bayoumi mengatakan: "Penahanan akan berlanjut dalam serangkaian strategi yang diterapkan oleh rezim yang berkuasa terhadap Ikhwan - sebagai bagian untuk melemahkan dan meminggirkan peran Ikhwan dalam kehidupan politik."

Patut dicatat bahwa Ikhwanul Muslimin adalah kekuatan oposisi terbesar di Mesir, ikhwan masuk ke parlemen lewat perwakilan independen dan mereka telah mencapai kemenangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pemilihan legislatif pada tahun 2005 setelah memenangkan 20% dari kursi di parlemen.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang