Polisi Muslim Inggris Protes Program "Prevent"

Kamis, 21/01/2010 17:11 WIB | Arsip | Cetak

Polisi Muslim di Inggris mengecam progam "Prevent" pemerintah sebagai strategi untuk mengantisipasi terorisme. Mereka menilai program itu akan mendorong munculnya sikap islamofobia dan akan makin memperdalam perpecahan di tengah umat beragama di Inggris.

Alih-alih mengantisipasi terorisme, program "Prevent" dianggap terlalu fokus "ektrimisme islamis", sebuah istilah yang digunakan oleh pemerintah Inggris dan memunculkan stigmatisasi pada komunitas Muslim.

"Kebencian terhadap Muslim meningkat pada level yang tidak logis dan mencoreng nilai-nilai yang berlaku di masyarakat Inggris. Muslim menjadi subyek tindakan sewenang-wenang dalam bentuk yang seharusnya membuat malu Inggris, dan ini terjadi di mana-mana," demikian pernyataan National Association of Muslim Police (NAMP).

Organisasi persatuan polisi muslim di Inggris menegaskan, ancaman riil bagi Inggris bukan Islam dan Muslim tapi gerakan kelompok kiri yang makin marak di negeri itu. "Dampak dari makin menjamurnya kelompok kiri dan kemampuan kelompok itu untuk melakukan aksi teror tidak bisa dan selayaknya jangan dianggap remeh," tukas NAMP.

Program "Prevent" menurut NAMP, hanya akan memperburuk stereotipe terhadap Islam dan Muslim yang selama ini disebarluaskan oleh media massa dan kelompok-kelompok sayap kiri.

"Media dan kelompok kiri membuat citra buruk terhadap Muslim bahwa Muslim itu jahat dan tidak bisa dipercaya," kata NAMP dalam pernyataannya. Oleh sebab itu NAMP yang beranggotakan lebih dari 2.000 orang itu menyatakan keberatannya terhadap strategi baru pemerintah Inggris dalam mengantisipasi terorisme. (ln/iol/yn)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang