Kamera Awasi Perilaku Anak Muda Saudi

Polisi keagamaan Arab Saudi akan memasang kamera pengawas pada pusat perbelanjaan di seluruh kawasan tersebut untuk memantau perilaku anak muda Saudi.
"Kami akan menempatkan kamera pengawas di semua pusat perbelanjaan dan tempat-tempat umum untuk mengamati perilaku orang muda Saudi," kata Jenderal Abdel Aziz al-Hamin, kepala dari Komite Amar Ma'ruf Nahyi Munkar, seperti dikutip oleh harian Saudi Okaz pada Rabu kemarin.
"Tujuan kami adalah untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh beberapa anak muda, sekaligus untuk melindungi integritas moral mereka," kata Al-Hamin.
Namun tindakan aparat kepolisian tersebut dianggap oleh kebanyakan masyarakat Saudi sebagai tindakan yang telah melanggar kebebasan privasi mereka, karena mereka yang ditangkap oleh polisi nama mereka akan dicantumkan di surat kabar Saudi dan dianggap telah melakukan pelanggaran hukum syariah Islam.
Al-Hamin sendiri menyangkal tuduhan yang mengatakan bahwa aparatnya telah menyerahkan nama-nama anak muda yang tertangkap kepada media.
Dalam insiden terpisah, pengadilan kota suci Madinah pada Selasa yang lalu membebaskan dua polisi keagamaan. Mereka dituduh telah menyebabkan kematian empat anak muda, dua laki-laki dan dua perempuan - yang tewas dalam kecelakaan mobil, ketika mereka berusaha kabur dari kejaran polisi setelah mereka tertangkap basah melakukan ikhtilat di dalam mobil.
Undang-undang Syariah melarang pasangan yang belum menikah untuk bersama-sama dalam perjalanan dengan menggunakan satu mobil.
Polisi keagamaan atau Komite Amar Ma'ruf Nahyi Munkar adalah sebuah lembaga dibawah pemerintah yang berwenang untuk menegakkan Syariah. Memliki lebih dari 3.500 anggota serta relawan yang tersebar di seluruh Saudi.(fq/aki)
Lainnya (Arsip)
- Gelombang Pasang, Taliban Akan Menguasai Pakistan
Kamis, 28/05/2009 08:01 WIB - AS, di Tengah Krisis, Kemarahan dan Senjata Api
Rabu, 27/05/2009 19:07 WIB - Tentara AS, Ke Afghanistan, No Way !
Rabu, 27/05/2009 16:56 WIB - Ledakan Bom Dekat Kantor Intelejen Pakistan, 30 Orang Tewas
Rabu, 27/05/2009 13:45 WIB - Bentrok Kembali Warnai Kashmir
Rabu, 27/05/2009 12:45 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




