Buka Puasa Bersama Presiden AS: Islam Agama yang Besar

Rabu, 02/09/2009 14:28 WIB | Arsip | Cetak

Presiden AS Barack Obama menyebut Islam sebagai "agama yang besar" dan memuji warga Muslim AS karena keberadaan mereka telah memperkaya budaya di negeri itu.

Pujian itu disampaikan Obama dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Gedung Putih, Selasa (1/9). "Kontribusi warga Muslim di AS sangat panjang jika ingin dibuatkan daftarnya, karena umat Islam sudah menjadi bagian dari jalinan masyarakat kita dan negara kita," kata Obama.

Acara buka puasa bersama itu dihadiri oleh para menteri kabinet, korps diplomatik, anggota legislatif, termasuk dua anggota Kongres muslim yaitu senator Keith Ellison dan Andre Carson serta para duta besar dari negara-negara Muslim dan dubes Israel untuk AS, Michael Oren.

Pada kesempatan itu Obama menyatakan penghormatannya pada Islam "sebagai agama yang besar dan komitmennya terhadap kemajuan dan keadilan." Ia mencontohkan sosok Bilqis Abdul-Qaadir yang juga hadir dalam acara itu, sebagai sosok muslim AS yang berhasil mencapai prestasi gemilang sebagai siswa sekolah menengah di Massachusets.

"Ia adalah pelajar yang terhormat, juga sebagai seorang atlet, Bilqis adalah inspirasi bagi remaja muslim, bagi kita semua," puji Obama.

Obama juga menyebut nama Muhammad Ali-ia berhalangan hadir dalam acara buka puasa bersama-yang telah memberikan kontribusi bagi AS dalam bidang olahraga tinju.

Buka puasa bersama sudah menjadi tradisi yang dilakukan Gedung Putih sejak masa Presiden AS, George W. Bush. Pada masa pemerintahan Obama, presiden pertama AS dari kalangan kulit hitam itu menyampaikan pesan-pesannya dalam rangka menyambut bulan Ramadan.

Dalam pernyataannya Obama mengatakan bahwa ibadah puasa Ramadan mengingatkan kembali prinsip-prinsip yang sama-sama diyakini oleh umat Islam maupun Kristiani dalam masalah keadilan, toleransi dan martabat umat manusia.

Semoga saja pujian Obama terhadap Islam dan Muslim bukan sekedar basa-basi mengingat masih banyak kebijakan AS yang tidak adil di sejumlah negara Muslim. Meskipun, faktanya AS telah banyak melukan ketidak adilan terhadap umat Islam di berbagai tempat, termasuk di AS sendiri yang masih terdiskrimasi dan dicurigai sebagai teroris.(ln/isc/FN)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang