Presiden Iran: Tolak Sistem Perekonomian Kapitalis

Selasa, 07/04/2009 17:17 WIB | Arsip | Cetak

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengingatkan bahaya sistem perekonomian kapitalisme yang sedang disebarluaskan oleh AS dan sekutu-sekutunya. Ahmadinejad mengatakan, sistem perekonomian kapitalisme terbukti sebagai sistem perekonomian yang gagal. Untuk itu ia menyerukan pembentukan tata perekonomian dunia yang baru.

"Saya ingin mengatakan bahwa sistem perekonomian kapitalis adalah sistem perekonomian yang salah. Sekarang negara-negara yang menganut sistem tersebut sedang berusaha memperbaharui sistem yang telah menyebabkan krisis ekonomi global itu," kata Ahmadinejad pada para wartawan saat kunjungannya ke Kazakhstan.

"Kita membutuhkan sistem finansial yang baru, sistem yang adil, yang merupakan sistem perekonomian yang riil," sambungnya.

Ahmadinejad menyatakan, kekuatan-kekuatan ekonomi dunia telah membebani masyarakat dunia dengan kesalahan sistem perekonomian yang mereka anut, yaitu sistem kapitalisme yang curang dan tak bermoral. Oleh sebab itu, Ahmadinejad menyebut krisis yang terjadi sekarang sebenarnya krisis moral dan bukan krisis finansial.

Pada kesempatan itu, Ahmadinejad juga menyatakan dukungannya terhadap ide Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev yang mengusulkan pemberlakuan satu saja mata uang dunia. "Usulan yang bagus. Kami memandangnya sebagai ide yang baik dan benar. Dunia membutuhkan satu mata uang saja, mata uang yang riil," kata Ahmadinejad. (ln/YN/prtv)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang