Presiden Iran: Tolak Sistem Perekonomian Kapitalis
.jpg)
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengingatkan bahaya sistem perekonomian kapitalisme yang sedang disebarluaskan oleh AS dan sekutu-sekutunya. Ahmadinejad mengatakan, sistem perekonomian kapitalisme terbukti sebagai sistem perekonomian yang gagal. Untuk itu ia menyerukan pembentukan tata perekonomian dunia yang baru.
"Saya ingin mengatakan bahwa sistem perekonomian kapitalis adalah sistem perekonomian yang salah. Sekarang negara-negara yang menganut sistem tersebut sedang berusaha memperbaharui sistem yang telah menyebabkan krisis ekonomi global itu," kata Ahmadinejad pada para wartawan saat kunjungannya ke Kazakhstan.
"Kita membutuhkan sistem finansial yang baru, sistem yang adil, yang merupakan sistem perekonomian yang riil," sambungnya.
Ahmadinejad menyatakan, kekuatan-kekuatan ekonomi dunia telah membebani masyarakat dunia dengan kesalahan sistem perekonomian yang mereka anut, yaitu sistem kapitalisme yang curang dan tak bermoral. Oleh sebab itu, Ahmadinejad menyebut krisis yang terjadi sekarang sebenarnya krisis moral dan bukan krisis finansial.
Pada kesempatan itu, Ahmadinejad juga menyatakan dukungannya terhadap ide Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev yang mengusulkan pemberlakuan satu saja mata uang dunia. "Usulan yang bagus. Kami memandangnya sebagai ide yang baik dan benar. Dunia membutuhkan satu mata uang saja, mata uang yang riil," kata Ahmadinejad. (ln/YN/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Hasil Survey : Lebih dari Separuh Warga Amerika Tidak Paham Terhadap Islam
Selasa, 07/04/2009 15:46 WIB - Krisis global, Dari Satu Negara ke Negara Lain
Selasa, 07/04/2009 15:17 WIB - Rencana Pembunuhan Obama di Turki, Seorang Warga Suriah Ditangkap
Selasa, 07/04/2009 14:48 WIB - Enam Kandidat Capres Aljazair Siap Bersaing Pada Pemilu 9 April
Selasa, 07/04/2009 12:55 WIB - Hubungan Mesir-Israel Makin Mesra
Selasa, 07/04/2009 11:46 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




