Presiden Peres : Menunjuk Netanyahu Membentuk Pemerintahan Baru ?

Siapa yang akan menjadi perdana menteri usai pemilu Israel, masih misteri. Tapi sejumlah laporan di Israel menyebutkan, Presiden Shimon Peres lebih memilih Benjamin Netanyahu-pimpinan Partai Likud-untuk membentuk formasi pemerintahan baru.
Berdasarkan sistem politik di Israel, partai yang meraih suara paling banyak dalam pemilu, seperti Partai Kadima pimpinan Tzipi Livni, tidak secara otomatis bisa membentuk pemerintahan. Wewenang untuk menunjuk siapa yang berhak memimpin pemerintahan ada ditangan presiden.
Mengomentari kemungkinan Peres memilih Netanyahu untuk membentuk pemerintahan, seorang pejabat Partai Kadima menyarankan Livni mempertimbangkan Kadima sebagai partai oposisi yang akan mengkritisi kebijakan-kebijakan Likud. "Dan dalam waktu satu setengah tahun, Kadima akan memimpin negeri ini," kata pejabat itu seperti dilansir Ynet.
Netanyahu sendiri, sejak awal menolak ide berkoalisi dengan Kadima. Netanyahu lebih berminat pada partai sayap kiri seperti Partai Yisrael Beitenu pimpinan Avigdor Lieberman dan Partai Shas yang berbasis agama pimpinan Eli Yishai untuk membentuk koliasi.
Lieberman belum menyatakan sikapnya atas tawaran koalisi itu, namun sumber-sumber di kalangan politisi Israel mengatakan bahwa Leiberman sudah melakukan deal dengan Netanyahu.
Di sisi lain, sejumlah pejabat Partai Likud mengungkapkan kekhawatirannya Lieberman akan mengkhianati Netanyahu untuk mendapatkan kekuasaan penuh di Israel. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Chilla, Strategi Dakwah Islam ke Seluruh Dunia
Rabu, 11/02/2009 23:55 WIB - Muslim Indonesia, Waspadai Iklan Anti-Teror Dari Inggris
Rabu, 11/02/2009 17:21 WIB - Islamic Center Valencia: Jembatan Dakwah Islam di Spanyol
Rabu, 11/02/2009 17:02 WIB - Usama bin Laden: Penyebab Kebangkrutan Amerika
Rabu, 11/02/2009 16:37 WIB - Pemuda Arab Baiat Erdogan Sebagai Khalifah Umat Islam Zaman ini
Rabu, 11/02/2009 16:17 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




