Presiden Prancis Dukung Larangan Burka

Selasa, 23/06/2009 10:02 WIB | Arsip | Cetak

Kontroversi burka di Prancis makin mencuat setelah Presiden Nicolas Sarkozy menyatakan dukungannya atas usulan melarang burka di negeri itu. Sarkozy mengatakan, tidak ada tempat untuk burka di Prancis.

Menurut Sarkozy, burka adalah pelanggaran terhadap sistem sekuler yang dianut Prancis. "Burka bukan isu keagamaan. Tapi masalah kebebasan dan martabat perempuan. Burka adalah bentuk pengekangan dan pembatasan terhadap perempuan," kata Sarkozy

"Kita tidak bisa menerima jika di negara kita ada perempuan yang terpenjara dibalik jala, terisolasi dari kehidupan sosialnya dan identitasnya. Prancis menghormati martabat perempuan. Saya ingin mengatakan bahwa hal semacam ini tidak boleh ada di wilayah di negara ini," tukas Sarkozy.

Ia mendukung parlemen membahas masalah burka dan perdebatan burka dilanjutkan. "Semua pandangan harus diungkapkan," sambung Sarkozy.

Masalah burka mengemuka di Prancis setelah anggota parlemen dari partai komunis, Andre Gerin mengusulkan agar parlemen membentuk komisi khusus yang meneliti makin banyak perempuan berbuka di Prancis. Usulan Gerin didukung 58 anggota parlemen lainnya yang kebanyakan berasal dari Partai Sarkozy, Persatuan Gerakan Popular (UMP).

Muslim Prancis mengkritik sikap parlemen yang dianggap terlalu berlebihan mengangkat isu burka. Apalagi muslimah berbuka di Prancis, menurut kantor berita AFP, jumlahnya tidak begitu banyak seperti yang diklaim Gerin. Mereka menuding isu ini diangkat ke permukaan untuk memperburuk citra komunitas Muslim di Prancis.

Dalam Islam, sendiri burka tidak wajib, seperti kewajiban berjilbab untuk para muslimah. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Dunia

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang