Presiden Prancis Dukung Larangan Burka

Kontroversi burka di Prancis makin mencuat setelah Presiden Nicolas Sarkozy menyatakan dukungannya atas usulan melarang burka di negeri itu. Sarkozy mengatakan, tidak ada tempat untuk burka di Prancis.
Menurut Sarkozy, burka adalah pelanggaran terhadap sistem sekuler yang dianut Prancis. "Burka bukan isu keagamaan. Tapi masalah kebebasan dan martabat perempuan. Burka adalah bentuk pengekangan dan pembatasan terhadap perempuan," kata Sarkozy
"Kita tidak bisa menerima jika di negara kita ada perempuan yang terpenjara dibalik jala, terisolasi dari kehidupan sosialnya dan identitasnya. Prancis menghormati martabat perempuan. Saya ingin mengatakan bahwa hal semacam ini tidak boleh ada di wilayah di negara ini," tukas Sarkozy.
Ia mendukung parlemen membahas masalah burka dan perdebatan burka dilanjutkan. "Semua pandangan harus diungkapkan," sambung Sarkozy.
Masalah burka mengemuka di Prancis setelah anggota parlemen dari partai komunis, Andre Gerin mengusulkan agar parlemen membentuk komisi khusus yang meneliti makin banyak perempuan berbuka di Prancis. Usulan Gerin didukung 58 anggota parlemen lainnya yang kebanyakan berasal dari Partai Sarkozy, Persatuan Gerakan Popular (UMP).
Muslim Prancis mengkritik sikap parlemen yang dianggap terlalu berlebihan mengangkat isu burka. Apalagi muslimah berbuka di Prancis, menurut kantor berita AFP, jumlahnya tidak begitu banyak seperti yang diklaim Gerin. Mereka menuding isu ini diangkat ke permukaan untuk memperburuk citra komunitas Muslim di Prancis.
Dalam Islam, sendiri burka tidak wajib, seperti kewajiban berjilbab untuk para muslimah. (ln/iol)
Lainnya (Arsip)
- Shah Rukh Khan Menghina Nabi Muhammad?
Selasa, 23/06/2009 08:54 WIB - Penyair Jordan Dipenjara dengan Tuduhan Lecehkan Islam
Selasa, 23/06/2009 08:15 WIB - Moskow Adakan MTQ Internasional
Selasa, 23/06/2009 08:08 WIB - Bahaya Minuman Kola
Selasa, 23/06/2009 07:03 WIB - Fakta Perang Afghanistan
Selasa, 23/06/2009 06:30 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




