Presiden Sudan Pensiun dari Jabatan Panglima Tertinggi Militer

Media resmi pemerintah Sudan pada hari Senin lalu (11/1) mengatakan bahwa Presiden Sudan - Omar Hassan Al-Basyir secara resmi "pensiun" dari jabatan panglima angkatan bersenjata tertinggi Sudan yang selama ini disandangnya.
Kantor berita Sudan menyatakan bahwa Presiden Omar Basyir pada hari Senin yang lalu telah mengeluarkan sebuah dekrit yang mempensiunkan dirinya sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata.
Dalam laporan terkait keputusan tersebut, tidak disebutkan siapa pengganti yang akan menduduki posisi panglima tertinggi angkatan bersenjata Sudan, sedangkan Hassan al-Turabi tokoh oposisi Sudan mengatakan:"Dia (Basyir) telah mendelegasikan banyak fungsi kantor itu kepada Menteri Pertahanan," sambil menambahkan bahwa banyak pendukung setia dan loyalisnya terlalu buruk kinerjanya, sehingga kalaupun Basyir menunjuk salah satu dari mereka menjadi panglima angkatan bersenjata - maka hal tersebut tidak akan banyak merubah situasi.
Pemilihan presiden
Analis mengatakan bahwa Basyir sedang mencoba untuk menjauhkan diri dari masa lalu militernya sebelum dia dicalonkan kembali oleh Partai Kongres Nasional yang berkuasa untuk pemilu mendatang.
Reuters mengutip sumber yang mengatakan resolusi dari kepresidenan dapat dibaca dalam konteks pencalonannya yang diharapkan maju dalam pemilihan presiden."
Sedangkan sumber lain menyatakan bahwa mundurnya Basyir dari jabatan panglima tertinggi lebih karena persoalan pemilu, bukan yang lain."
Namun, Wakil Ketua Komisi Pemilu Sudan mengatakan bahwa dalam tidak ada undang-undang pemilihan presiden yang mensyaratkan Basyir harus mengundurkan diri dari pos militernya sebagai panglima tertinggi.
Pemilu Sudan akan berlangsung pada bulan April mendatang, dengan pemilihan untuk parlemen dan gubernur negara bagian - bersamaan dengan waktu pemilihan presiden.
Tokoh opisisi Sudan - Hassan Turabi mengumumkan bahwa partainya memutuskan untuk mencalonkan Abdullah Deng Nhial untuk maju dalam pemilihan presiden mendatang.(fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Mana Janji Anda Tentang Guantanamo, Mr Obama?
Rabu, 13/01/2010 08:24 WIB - Erdogan Raih Penghargaan Internasional Raja Faisal
Rabu, 13/01/2010 08:20 WIB - Ahmadinejad: Dunia Harus Akui Iran Adalah Kekuatan Besar
Rabu, 13/01/2010 08:20 WIB - Perang Memang Mahal Dan Menyengsarakan, Amerika!
Rabu, 13/01/2010 07:07 WIB - Ulama Saudi: Bergabung Dengan Al-Qaidah Haram Hukumnya
Rabu, 13/01/2010 05:09 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




