Ledakan Bom Menewaskan Puluhan Orang di Lahore

Para petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api. Dua ledakan bom menghancurkan sebuah pasar ramai di pusat kota terbesar kedua di Pakistan, Lahore, menewaskan sekurang-kurangnya 30 orang, demikian menurut kepolisian dan petugas medis.

Serangan yang melukai sekitar 100 orang lainnya itu menyebabkan kebakaran besar di Pasar Bulan di kota itu pukul 20.45 waktu setempat. Jumlah korban mungkin masih akan bertambah, karena petugas pemadam kebakaran masih berjuang untuk mengendalikan kobaran api.

Ledakan itu terjadi hanya dua jam setelah seorang pembom bunuh diri yang menggunakan kendaraan mirip becak membunuh paling tidak 10 orang di Peshawar dengan meledakkan diri dekat sebuah gedung pengadilan. Di Lahore, kendaraan darurat dan anggota polisi berada di lokasi ledakan, dan gambar-gambar di televisi menunjukkan asap membumbung dan mobil-mobil yang terbakar.

Seorang pejabat mengatakan kedua ledakan terjadi hampir bersamaan dan bahwa puluhan orang luka-luka ketika ledakan menghantam pasar yang penuh dengan pembeli dan penjual. "Api membakar sebuah gedung dan toko-toko. Ada dua ledakan yang berselang waktu sekitar 30 detik," demikian dikatakan seorang pejabat senior kepolisian kota itu, Shafiq Ahmad kepada kantor berita AFP.

"Satu ledakan terjadi di depan sebuah bank dan ledakan yang lain di depan kantor polisi." Kedua gedung yang dijadikan sasaran itu berjarak sekitar 30 meter, satu di pinggir pasar itu dan yang lainnya di pusat pasar tersebut. Wartawan BBC Aleem Maqbool di Islamabad mengatakan, para saksi mata menceritakan bahwa sebagian besar tempat di pasar itu sekarang tidak bisa dijangkau.

Menteri Kehakiman Punjab Rana Sanaullah mengatakan, kedua bom itu tampaknya diaktifkan lewat pengendali jarak jauh, demikian dilansir kantor berita AP. Lebih dari 400 orang tewas dalam serangkaian serangan yang dilakukan oleh milisi Islamis dalam beberapa minggu terakhir, sementara operasi militer yang menargetkan kantong-kantong Taliban di kawasan barat laut negara itu berlanjut.

Terletak dekat perbatasan antara Pakistan dan India, Lahore sering menjadi sasaran serangan para militan dalam setahun terakhir. Sebelumnya di hari yang sama, seorang pembom bunuh diri meledakkan bom seberat 6 kg di luar sebuah gedung pengadilan di kota Peshawar. Serangan itu menewaskan 10 orang, termasuk seorang anggota polisi, dan melukai 44 orang lainnya. (m/bbc)

Selasa, 08/12/2009 08:48 WIB | email | print | share
 

Dunia Lainnya

 
 
Dunia
membuka hati dan pikiran kita
 
   
 
 
 

PELUANG

 
 
 

Agus Setiawan : Treasury Syariah Perlu Komitmen!
Masih kurangnya perhatian perbankan syariah mengenai masalah Treasury (asset and liability management) membuat Agus Setiawan selaku candidate CIBF (Certified Islamic Banking a...

Owner Manet: Bank Syariah Harus Bangun Relationship
Bank syariah rupanya masih dipandang belum sesempurna bank konvensional di kalangan pebisnis. Mereka sudah merasa aman dengan ‘hanya’ menitipkan dana pribadi ke ba...

iB Raih ?The New Wave Currency? Marketeers Award 2010 di IIMS
Perbankan Syariah Bank Indonesia memperoleh  penghargaan sebagai The New Wave Currency oleh MarkPlus, Inc bekerja sama dengan Marketeers pada pameran Indonesia International ...

Bank Muamalat Indonesia Selesai Right Issue, Saatnya Tingkatkan Asset
Right Issue Bank Muamalat Indonesia (BMI) telah selesai dilaksanakan dengan total capaian Rp673 milYar. Komposisi pemegang Saham yang berhasil dilakukan adalah IDB 32%, SETCO ...

 
 
 
 
 
 
 
 
Education Corner

Ibu Mertua (Nenek) Yang Mengatur Pengasuhan Bayi

Saya ingin mengasuh bayi saya sendiri tanpa harus ada campur tangan mertua, terlebih lagi mertua saya terlalu memanjakan bayi saya, keluar areal rumah ndak dikasi, bahkan hanya untuk berkunjung ke tetangga ndak boleh.

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Dr. Indah SPKK, Rawat Pasien dengan Senyum Indah

Ketika ditanya apa alasannya mau menjadi relawan di LKC, Dokter Indah menjawabnya dengan senyuman. "Motivasinya hanya untuk berbagi dengan sesama."

 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Kuliah Perdana UK

Apa itu UK ? United Kingdom ? Bukan ! Di ACT, UK jadi akronim dari Universitas Kerelawanan. UK adalah salah satu program ACT untuk membina dan mengorganisir masyarakat relawan di seluruh Indonesia.

 
 
 
 
Eramuslim Digest Outlet Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login