Putera Kepala Angkatan Bersenjata Belanda, Tewas di Afghanistan
.jpg)
Tiga anggota pasukan NATO asal Belanda, tewas dalam serangan bom yang dipasang di jalan, di Afghanistan. Taliban mengklaim sebagai pelaku serangan itu, salah satunya alasannya adalah sebagai pembalasan atas film "Fitna' buatan anggota Parlemen Belanda, yang melecehkan Islam.
Salah satu korban tewas adalah Letnan Dennis van Uhm, putera dari Jenderal Peter van Uhm yang baru diangkat sebagai kepala angkatan bersenjata Belanda hari Kamis kemarin.
Selain tiga tentara Belanda yang tewas, satu orang lagi luka-luka dan dalam kondisi yang serius. Menurut keterangan juru bicara kementerian pertahanan Belanda, Jenderal Freek Meulman, keempat tentara asal Belanda itu baru kembali dalam sebuah misi, ketika bom yang dipasang di jalan meledak dan menghancurkan kendaraan yang mereka tumpangi. Insiden ini terjadi di provinsi Uruzgan.
Sementara itu, juru bicara kelompok Taliban Yousuf Ahmadi mengatakan bahwa pihaknya tahu anak lelaki dari kepala angkatan bersenjata Belanda ada dalam mobil tersebut. Padahal sebelumnya Ahmadi mengatakan bahwa kelompoknya tidak tahu siapa yang berada dalam mobil yang dihantam serangan bom itu.
Lebih lanjut Ahmadi mengatakan, "Serangan ini merupakan bagian dari operasi kami dalam melawan Belanda. Pertama, karena mereka menjajah negeri kami dan kedua, sebagai pembalasan atas pelecehan yang dilakukan Belanda atas Nabi Muhammad Saw."
Setelah film "Fitna" Geert Wilders beredar luas, kelompok Taliban mengancam akan meningkatkan serangan terhadap pasukan Belanda di Afghanistan. Saat ini, pasukan Belanda yang dikerahkan sebagai bagian pasukan NATO jumlahnya lebih dari 1.600 tentara. Pemerintah Belanda, pada bulan November lalu, memutuskan untuk memperpanjang misinya membantu pasukan NATO di Afghanistan sampai 2010. (ln/al-araby)
Lainnya (Arsip)
- Rand Corp: Ribuan Veteran Perang Irak dan Afghanistan Alami Gangguan Mental
Jumat, 18/04/2008 18:31 WIB - Pertama Kalinya, Saudi Gelar Festival Film
Jumat, 18/04/2008 17:22 WIB - Dianggap Menghina Islam, Pengadilan Singapura Tuntut Pasangan Suami Isteri
Jumat, 18/04/2008 15:11 WIB - Editor "Jyllands Posten" Diberitakan Tewas Dalam Kebakaran Misterius
Jumat, 18/04/2008 14:44 WIB - Dituduh Ajarkan Islam, Sebuah Sekolah di AS Terima Banyak Ancaman
Jumat, 18/04/2008 11:45 WIB
Dunia
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




